Menjemput Asa Air Bersih: Dedikasi Satgas TMMD 128 di Bumi Banyuasih

Menjemput Asa Air Bersih: Dedikasi Satgas TMMD 128 di Bumi Banyuasih

CIGUDEG, BOGOR – Memasuki satu minggu menjelang berakhirnya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128, Satgas Kodim 0621/Kabupaten Bogor terus menunjukkan dedikasi tinggi dalam menuntaskan sasaran fisik. Fokus utama saat ini diarahkan pada penyediaan akses air bersih melalui pengeboran titik baru di Kampung Panunggangan, Desa Banyuasih, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Selasa (13/05/2026).

​Pengeboran ini merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan mendasar masyarakat Desa Banyuasih yang selama ini kesulitan mendapatkan pasokan air bersih yang layak. Prajurit Kodim 0621 bersama warga setempat bekerja tanpa kenal lelah guna memastikan sumber air tersebut dapat segera dimanfaatkan sebelum program TMMD resmi ditutup.

Di lokasi pengerjaan, terlihat kemanunggalan yang kuat antara personel TNI dan masyarakat. Meskipun tenggat waktu program semakin dekat, pengerjaan pengeboran tetap mengedepankan kualitas teknis agar debit air yang dihasilkan stabil dan berkelanjutan bagi konsumsi warga.

​Program TMMD ke-128 di wilayah Cigudeg ini memang menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur sepanjang 5,2 kilometer yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat. Selain pembangunan jalan dan renovasi rumah, penyediaan sarana air bersih menjadi prioritas utama guna meningkatkan standar kesehatan lingkungan di pedesaan.

Kegiatan pengeboran di titik baru ini diharapkan menjadi solusi permanen bagi masalah kekeringan atau keterbatasan akses air di Kampung Panunggangan. Keterlibatan aktif warga dalam setiap proses pengeboran juga menjadi cermin keberhasilan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun ketahanan wilayah.

​Hingga berita ini diturunkan, progres pengerjaan terus dipantau secara berkala oleh komando satuan tugas agar seluruh target fisik TMMD ke-128 Kodim 0621/Kab. Bogor dapat diserahterimakan kepada masyarakat dalam kondisi seratus persen siap pakai.[]

​Penulis: R.Hidayatullah

Unit: Media Center Kodim 0621/Kab. Bogor

​Nadi Baru Desa Banyuasih,Transformasi Jalan TMMD Kodim 0621 Memasuki Tahap Finalisasi

 ​Nadi Baru Desa Banyuasih,Transformasi Jalan TMMD Kodim 0621 Memasuki Tahap Finalisasi

CIGUDEG, KABUPATEN BOGOR – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan oleh Kodim 0621/Kabupaten Bogor memasuki tahapan krusial. Pada Jumat (15/05/2026), sebanyak 20 unit truk pengangkut material aspal tiba di lokasi sasaran fisik pengaspalan jalan yang terletak di Desa Banyuasih, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.

​Kedatangan material dalam skala besar ini merupakan komitmen Satgas TMMD ke-128 untuk mempercepat penyelesaian infrastruktur jalan yang menjadi akses vital bagi warga setempat. Proses pendistribusian aspal dilakukan secara bertahap di sepanjang titik pengaspalan guna memastikan pengerjaan berjalan efektif dan efisien.

​Pengerjaan ini dipantau langsung oleh personel Satgas TMMD dan tim teknis untuk menjamin kualitas pengaspalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Fokus utama dari tahapan ini adalah menciptakan jalan yang kokoh dan tahan lama demi menunjang konektivitas antarwilayah di pelosok Kabupaten Bogor.

​"Pengiriman 20 truk aspal hari ini merupakan langkah nyata percepatan sasaran fisik TMMD ke-128. Kami berupaya semaksimal mungkin agar infrastruktur ini segera rampung sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat, terutama dalam memangkas waktu tempuh dan memperlancar arus ekonomi desa," ujar perwakilan Satgas TMMD di lokasi.

​Sejak dimulainya program, kolaborasi antara personel TNI dan warga Desa Banyuasih terlihat sangat solid. Pembangunan jalan ini diproyeksikan tidak hanya memperbaiki mobilitas transportasi, tetapi juga meningkatkan aksesibilitas pendidikan dan layanan kesehatan bagi masyarakat di Kecamatan Cigudeg.

​Hingga sore hari, proses bongkar muat dan penggelaran aspal masih terus berlangsung di beberapa segmen jalan. Satgas TMMD optimis seluruh target fisik akan selesai tepat waktu sebelum penutupan program, dengan tetap mengedepankan aspek kualitas material dan ketepatan teknis di lapangan.

Penulis: R. Hidayatullah 

Unit  : media center kodim 0621/Kabupaten Bogor

Koramil 02/TB Lakukan Monitoring Wilayah, Situasi Tambora Aman dari Genangan dan Gangguan Cuaca

Koramil 02/TB Lakukan Monitoring Wilayah, Situasi Tambora Aman dari Genangan dan Gangguan Cuaca

Kodam Jaya, Jakarta Barat — Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat terus meningkatkan kesiapsiagaan dan monitoring wilayah guna mengantisipasi potensi banjir serta dampak perubahan cuaca di wilayah Kecamatan Tambora, Jumat dini hari (15/5/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan sejak pukul 00.03 WIB hingga selesai, seluruh wilayah kelurahan di Kecamatan Tambora terpantau aman dan tidak terdapat genangan air maupun banjir.

Wilayah yang dilakukan monitoring meliputi Kelurahan Roa Malaka, Kali Anyar, Duri Selatan, Pekojan, Krendang, Duri Utara, Tambora, Tanah Sereal, Angke, Jembatan Besi dan Jembatan Lima. Seluruhnya dilaporkan dalam kondisi nihil genangan.

Selain pemantauan banjir, personel Koramil 02/TB juga melakukan pengecekan terhadap potensi gangguan lainnya seperti pohon tumbang maupun kejadian menonjol yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

Hasil monitoring menunjukkan situasi wilayah dalam kondisi aman, tertib dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan maupun dampak cuaca ekstrem.

Danramil 02/TB menyampaikan bahwa kegiatan monitoring rutin dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan aparat kewilayahan dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta langkah deteksi dini terhadap potensi bencana.

“Koramil 02/TB terus memantau perkembangan situasi wilayah, khususnya terkait potensi genangan dan dampak cuaca ekstrem. Alhamdulillah hingga saat ini kondisi wilayah Tambora aman dan kondusif,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Dengan sinergitas aparat kewilayahan dan masyarakat, diharapkan kondisi lingkungan di wilayah Kecamatan Tambora tetap aman, bersih dan nyaman bagi seluruh warga.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Tawuran dan Balapan Liar di Tambora

Koramil 02/TB Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Tawuran dan Balapan Liar di Tambora

 


Kodam Jaya, Jakarta Barat — Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat kembali menggelar patroli malam guna mengantisipasi aksi tawuran remaja dan balapan liar di wilayah Kecamatan Tambora, Kamis malam hingga Jumat dini hari (14–15/5/2026).

Patroli dipimpin langsung oleh Babinsa Kelurahan Roa Malaka, Pelda Doddy, bersama personel Wanra dan mitra kewilayahan dengan menyusuri sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas di wilayah binaan.

Kegiatan patroli dimulai pukul 22.00 WIB dari Makoramil 02/Tambora dengan rute melintasi Jalan Kopi, Jalan Pejagalan Raya, Jalan Perniagaan Raya hingga sejumlah titik strategis lainnya di wilayah Tambora.

Dalam patroli tersebut, personel melakukan pemantauan dan pengecekan di beberapa lokasi, di antaranya kawasan Gereja GKI Tambora, Pasar Pagi Roa Malaka, area Bank BCA Pasar Pagi, Kantor Kelurahan Roa Malaka hingga kawasan Jalan Kali Besar Barat yang kerap menjadi jalur aktivitas masyarakat pada malam hari.

Danramil 02/TB menyampaikan bahwa patroli rutin dilakukan sebagai langkah preventif guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya pada malam hingga dini hari.

“Patroli wilayah terus kami tingkatkan untuk mengantisipasi potensi tawuran, balapan liar maupun gangguan keamanan lainnya. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain melakukan pemantauan situasi wilayah, personel patroli juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan para remaja agar tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Hingga patroli berakhir pada pukul 00.00 WIB, situasi wilayah Koramil 02/TB terpantau aman dan kondusif serta tidak ditemukan adanya kejadian menonjol.

Koramil 02/TB menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi bersama aparat kewilayahan dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan demi terciptanya wilayah Tambora yang aman, tertib dan nyaman bagi seluruh warga.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Intensif Monitoring Wilayah, Kondisi Tambora Terpantau Aman dari Genangan

Koramil 02/TB Intensif Monitoring Wilayah, Kondisi Tambora Terpantau Aman dari Genangan

Kodam Jaya, Jakarta Barat — Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat terus meningkatkan monitoring wilayah guna mengantisipasi potensi genangan air dan gangguan lingkungan di tengah perubahan cuaca yang terjadi di wilayah Jakarta Barat, Kamis dini hari (14/5/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan sejak pukul 00.31 WIB hingga selesai, seluruh wilayah di Kecamatan Tambora terpantau aman dan tidak terdapat genangan air maupun banjir.

Adapun wilayah yang dilakukan monitoring meliputi Kelurahan Roa Malaka, Duri Utara, Duri Selatan, Angke, Pekojan, Krendang, Tambora, Tanah Sereal, Kali Anyar, Jembatan Besi dan Jembatan Lima. Seluruh wilayah dilaporkan dalam kondisi nihil genangan.

Selain memastikan situasi wilayah bebas banjir, personel Koramil 02/TB juga memantau kemungkinan adanya pohon tumbang maupun gangguan keamanan lainnya. Hasil monitoring menunjukkan tidak terdapat kejadian menonjol selama pelaksanaan pemantauan wilayah.

Danramil 02/TB menyampaikan bahwa kegiatan monitoring rutin dilakukan sebagai langkah antisipasi dan deteksi dini terhadap potensi bencana akibat perubahan cuaca ekstrem.

“Koramil 02/TB terus melakukan pemantauan wilayah secara berkala guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Hingga saat ini seluruh wilayah Kecamatan Tambora terpantau aman, tanpa genangan maupun gangguan lainnya,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca serta menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah terjadinya genangan dan banjir.

Dengan kesiapsiagaan aparat kewilayahan dan sinergi bersama masyarakat, diharapkan kondisi wilayah Kecamatan Tambora tetap aman, nyaman dan kondusif bagi seluruh warga.

(Pendim 0503/JB) 

Satgas Sampah Koramil 02/TB Gencarkan Edukasi dan Penanganan Sampah di Wilayah Tambora

Satgas Sampah Koramil 02/TB Gencarkan Edukasi dan Penanganan Sampah di Wilayah Tambora

Kodam Jaya, Jakarta Barat — Dalam rangka menindaklanjuti arahan Danrem 052/Wijayakrama terkait penanganan darurat sampah, Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat bersama unsur Tiga Pilar dan masyarakat melaksanakan kegiatan Satgas Sampah di wilayah Kecamatan Tambora, Kamis (14/5/2026).

Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan lokasi pelaksanaan di Jalan Pejagalan Raya RT 001 RW 02, Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Dalam kegiatan tersebut, personel Koramil 02/TB bersama unsur komponen pendukung, warga masyarakat dan Dinas Lingkungan Hidup melakukan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta pengelolaan sampah yang baik dan benar.

Petugas mengimbau warga agar membuang sampah pada tempat yang telah disediakan guna mencegah penumpukan sampah dan terciptanya lingkungan yang bersih serta sehat.

Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memilah sampah organik dan anorganik agar dapat dimanfaatkan kembali melalui proses daur ulang maupun memiliki nilai ekonomi.

Danramil 02/TB menyampaikan bahwa keterlibatan aparat TNI bersama unsur terkait dalam kegiatan penanganan sampah merupakan bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

“Kegiatan ini tidak hanya fokus pada pembersihan sampah, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan dengan membiasakan pola hidup bersih dan disiplin dalam membuang sampah,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan, petugas menggunakan sejumlah perlengkapan pendukung seperti truk sampah, sekop, pengki dan sapu guna mempercepat proses penanganan sampah di lokasi.

Koramil 02/TB berharap melalui sinergitas antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat, penanganan persoalan sampah di wilayah Tambora dapat berjalan optimal serta menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman bagi warga.

(Pendim 0503/JB) 

Pemantauan Harga Sembako Koramil 02/TB Wujud Kepedulian terhadap Masyarakat

Pemantauan Harga Sembako Koramil 02/TB Wujud Kepedulian terhadap Masyarakat

Kodam Jaya, Jakarta Barat — Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat terus melakukan pemantauan perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah binaannya guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik, Kamis (14/5/2026).

Monitoring tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian aparat teritorial terhadap stabilitas pangan dan kondisi ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Berdasarkan hasil pemantauan, harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok di wilayah jajaran Kodim 0503/JB terpantau relatif stabil dengan stok bahan pangan dalam kondisi aman dan tersedia normal.

Adapun beberapa komoditas yang dipantau di antaranya beras medium berada di kisaran Rp14.000 per liter, gula pasir Rp19.000 per kilogram, minyak goreng Rp18.000 per liter, daging sapi Rp150.000 per kilogram, daging ayam Rp50.000 per kilogram, serta telur ayam Rp30.000 per kilogram.

Selain itu, harga bawang merah tercatat Rp50.000 per kilogram, bawang putih Rp45.000 per kilogram, cabai merah Rp70.000 per kilogram, garam Rp12.000 per kilogram dan gas elpiji 3 kilogram berada di harga Rp20.000.

Danramil 02/TB menyampaikan bahwa kegiatan monitoring harga sembako dilakukan secara rutin untuk mengetahui perkembangan situasi ekonomi masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi kelangkaan maupun lonjakan harga bahan pokok.

“Pemantauan harga dan stok sembako terus kami lakukan sebagai langkah deteksi dini agar kebutuhan masyarakat tetap aman dan stabil. Hingga saat ini kondisi ketersediaan bahan pokok di wilayah terpantau normal dan aman,” ujarnya.

Koramil 02/TB juga terus berkoordinasi dengan aparat kewilayahan, pelaku usaha dan masyarakat guna menjaga stabilitas distribusi pangan serta menciptakan situasi wilayah yang kondusif.

Dengan adanya monitoring rutin tersebut, diharapkan masyarakat dapat merasa tenang karena kebutuhan pokok masih tersedia dengan baik dan harga relatif terkendali.

(Pendim 0503/JB)