Ketua Citra Bhayangkara Polsek Tambora Sambangi Subsektor untuk Perkuat Silaturahmi

Ketua Citra Bhayangkara Polsek Tambora Sambangi Subsektor untuk Perkuat Silaturahmi

JAKARTA BARAT, penaxpose.com – Ketua Citra Bhayangkara Polsek Tambora (Tambora 10 Ambon), H.E. Hasanuddin, S.Sos, melaksanakan kunjungan ke sejumlah subsektor dalam rangka mempererat silaturahmi dengan pengurus dan anggota. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (29/3/2025) malam dan dilakukan secara mobile.

Dalam sambangnya, Ketua Citra Bhayangkara menyambangi enam subsektor, yakni:

  • Subsektor 10.9 Pekojan
  • Subsektor 10.6 Jembatan Lima
  • Subsektor 10.4 Tanah Sereal
  • Subsektor 10.8 Duri Selatan
  • Subsektor 10.13 Duri Utara
  • Subsektor 10.12 Jembatan Besi

Kegiatan ini dimulai pukul 22.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 03.00 WIB, bertepatan dengan waktu sahur. Namun, karena keterbatasan waktu, kunjungan kali ini hanya mencakup enam subsektor.

Mohon Maaf dan Apresiasi

“Atas nama Ketua Citra Bhayangkara Polsek Tambora, saya mohon maaf kepada jajaran 10.3 - 10.13. Selama Ramadhan ini, bukan berarti Citra Bhayangkara vakum dari kegiatan, tetapi karena kondisi kesehatan saya yang kurang memungkinkan. Baru hari ini saya diperbolehkan keluar atas izin dokter. Saya juga berterima kasih karena permohonan maaf saya diterima oleh seluruh jajaran subsektor,” ujar H.E. Hasanuddin.

Ia juga mengingatkan bahwa pada Minggu (30/3/2025) pukul 16.00 WIB akan digelar Apel PAM Pos Pengamanan Ketupat Hari Raya Idul Fitri yang bertempat di area luar Mall Season City.

"Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1445 H. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polsek Tambora, Kapolsek Tambora, Panit Binmas, Kanit Binmas, dan Kanit Reskrim. Tak lupa, apresiasi kepada Polsek Tambora yang selalu menyuplai santapan sahur setiap malam," pungkasnya.

Reporter: Pray (Supriyadi)

HUT ke-5, Media Online ActualNews.id Bagikan 300 Nasi Kotak dan Santunan untuk Kaum Dhuafa

HUT ke-5, Media Online ActualNews.id Bagikan 300 Nasi Kotak dan Santunan untuk Kaum Dhuafa

JAKARTA BARAT, penaxpose.com Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5, Media Online ActualNews.id menggelar aksi berbagi kebaikan dengan membagikan 300 nasi kotak dan santunan kepada kaum dhuafa. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (28/3) di Pos Giro, Kelurahan Wijayakusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Ketua panitia pelaksana yang juga Wakil Pemimpin Redaksi ActualNews.id, Robert Siagian, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial, terutama menjelang Idulfitri.

"Berdasarkan situasi dan kondisi saat ini serta mendekati Idulfitri, acara HUT ke-5 ActualNews.id akhirnya bisa terlaksana," ujar Robert.


Robert juga mengungkapkan bahwa dalam rapat internal pada tahun 2024, perayaan HUT ActualNews.id diputuskan pada tanggal 28 Maret 2025. Namun, setelah mempertimbangkan berbagai faktor, acara ini akhirnya diwujudkan dalam bentuk aksi sosial yang dianggap paling tepat. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada organisasi media seperti PWI Jakarta Barat, MIO'I, FWJ Indonesia, Forpetap Tambora, serta pihak-pihak lain yang telah memberikan dukungan kepada ActualNews.id selama ini.

Pimpinan Redaksi ActualNews.id, Cuncun, menambahkan bahwa pembagian nasi kotak ini dilakukan berdasarkan penilaian terhadap pihak yang memang layak menerimanya.

"Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian terhadap sesama sekaligus dalam rangka perayaan HUT ke-5 ActualNews.id. Setiap tahun kami merayakan ulang tahun media ini, dan tahun ini bertepatan dengan bulan Ramadan, sehingga kami membagikan takjil untuk berbuka puasa," ujar Cuncun.

Pembagian nasi kotak dilakukan bersama para awak media di beberapa lokasi, termasuk kawasan pemulung, petugas kebersihan, pangkalan bajaj dan angkot, serta warga sekitar. Sebanyak 300 nasi kotak telah dibagikan kepada mereka yang membutuhkan.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana dan seluruh anggota wartawan ActualNews.id yang telah membantu dalam kegiatan ini. Semoga apa yang kita berikan bisa bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan," tambah Cuncun.

Sementara itu, salah seorang penerima manfaat, Ibu Tini, mengungkapkan rasa terima kasihnya setelah menerima nasi kotak untuk berbuka puasa.

"Saya mengucapkan terima kasih telah diberikan takjil untuk berbuka puasa. Semoga ActualNews.id semakin sukses. Selamat ulang tahun yang ke-5 untuk ActualNews.id," ucapnya dengan penuh haru.

(Robet/Pray) 

KOMPI, FWJI, PPRI, dan LBH Dewan Adat BAMUS Betawi Sepakat Bersinergi dan Berkolaborasi

KOMPI, FWJI, PPRI, dan LBH Dewan Adat BAMUS Betawi Sepakat Bersinergi dan Berkolaborasi

Tangerang Selatan, infoDKJ.com | Komunitas Organisasi Masyarakat Pers Indonesia (KOMPI) terus memperkuat silaturahmi dan sinergi kolaborasi dalam kerjasama antarorganisasi selama bulan Ramadan. Inisiasi pembentukan KOMPI digagas oleh Ade Gunawan, Humas Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI), bersama rekan-rekan media, dengan tujuan menghimpun organisasi media, jurnalis, serta wartawan agar saling berkolaborasi. 

Selain itu, KOMPI juga berupaya mengembangkan jaringan bisnis dan menjalin kemitraan dengan organisasi masyarakat, perusahaan, pemerintah, serta pemangku kepentingan lainnya.

Cikal Bakal KOMPI dan Pertemuan Lintas Organisasi

Proses pembentukan KOMPI dimulai dari pertemuan arisan rutin wartawan lintas organisasi pers yang digelar di kawasan wisata Situ Parigi, Tangerang Selatan, pada Sabtu, 22 Maret 2025. Pertemuan ini kemudian menjadi cikal bakal terbentuknya komunitas baru yang bertujuan memperkuat sinergi di antara insan pers.

Silaturahmi berlanjut pada Minggu, 23 Maret 2025, di Kantor Berita Lensa Nusantara (Lennus), Pondok Aren, Tangerang Selatan. Pertemuan ini dipimpin oleh M. Kabul Syahroni, selaku Pemimpin Perusahaan dan Pemimpin Redaksi Lennus, serta dihadiri oleh sejumlah rekan media, seperti Ade Gunawan, Rizal, Nunung, Edi Reza, dan Q Noy

Dalam pertemuan tersebut, Nunung, yang berasal dari organisasi MIO, mengusulkan untuk bertemu Sapto Wibowo Susanto, S.H., seorang pengacara yang diharapkan dapat membantu mencarikan lokasi sekretariat KOMPI.

Pada Senin, 24 Maret 2025, tim pendiri KOMPI akhirnya bertemu Sapto Wibowo Susanto, S.H., yang beralamat di Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Dalam pertemuan itu, Sapto sepakat untuk menjalin kerja sama dengan KOMPI serta memberikan izin bagi organisasi tersebut untuk menggunakan kantornya sebagai sekretariat bersama. 

Kesepakatan ini juga mencakup sinergi antara LBH Dewan Adat BAMUS Betawi, yang dipimpin oleh Sapto, dengan KOMPI dalam berbagai program ke depan.

KOMPI dan PPRI Jalin Kolaborasi

Pada Selasa, 25 Maret 2025, Ade Gunawan dan M. Kabul Syahroni melanjutkan agenda silaturahmi dengan menemui Ketua Umum Perkumpulan Pemimpin Redaksi Independen (PPRI), Ikin Roki'in, S.E. 

Pertemuan ini membahas kemungkinan kerja sama antara PPRI dan KOMPI, serta inisiasi pendirian PPRI Provinsi Banten. Dalam kesempatan itu, Ikin Roki’in sepakat untuk memberikan mandat kepada M. Kabul Syahroni sebagai Ketua PPRI Banten.

Selain membahas kerja sama organisasi, Ketua Umum PPRI juga diajak untuk menjadi penasihat KOMPI. Ikin Roki’in pun menyambut baik ajakan tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dalam berbagai program kerja bersama.

Kesepakatan Bersama dan Rencana Kolaborasi

Pada Rabu, 26 Maret 2025, Ketua Umum PPRI, Ikin Roki'in, bersama pendiri KOMPI, Ade Gunawan, melakukan kunjungan ke kantor Sapto Wibowo Susanto, S.H. 

Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk membangun sinergi, kolaborasi, serta dukungan dalam berbagai program kerja antara KOMPI, FWJI, PPRI, dan LBH Dewan Adat BAMUS Betawi. Program kerja bersama ini direncanakan akan mulai dijalankan setelah perayaan Idul Fitri 2025.

Di akhir pertemuan, Ade Gunawan, Ikin Roki'in, dan Sapto Wibowo Susanto menyimpulkan bahwa semua pihak sepakat untuk saling mendukung, berkolaborasi, dan bersinergi dalam menjalankan program bersama. Pertemuan ini pun ditutup dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi dan simbol komitmen kerja sama lintas organisasi.

(Emy) 

Gubernur DKI Jakarta Resmikan Reservoir PDAM Jaya di Tambora dan Gandaria Utara

Gubernur DKI Jakarta Resmikan Reservoir PDAM Jaya di Tambora dan Gandaria Utara

Jakarta, penaxpose.com Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Reservoir PDAM Jaya Komunal di Rusun Tambora, Jalan Angke Jaya Raya, RW 011, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Rabu (26/3/2025). Selain itu, dalam acara ini juga dilakukan penyerahan Kartu Air Sehat kepada warga sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses air bersih di wilayah tersebut.

Acara diawali dengan registrasi, briefing keselamatan, serta pembukaan yang dilanjutkan dengan doa bersama. Direktur Utama PAM Jaya, Arif Nasrudin, dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan reservoir ini bertujuan untuk menyediakan pasokan air bersih yang lebih merata dan berkualitas bagi warga Tambora dan Gandaria Utara.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan seluruh warga memiliki akses terhadap air bersih. "Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya meningkatkan pelayanan air bersih demi kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya reservoir komunal ini, diharapkan kebutuhan air bersih warga dapat terpenuhi dengan lebih baik," ujarnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Harivan Paloh, Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Hj. Yuke Yurike, sejumlah anggota DPRD, Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto, para asisten Sekda DKI Jakarta, Camat Tambora Holi Susanto, serta para lurah se-Kecamatan Tambora. Selain itu, hadir pula Babinsa Pelda Mi'an, Bhabinkamtibmas Aiptu I Gusti Putu Sridana, FKDM Kecamatan Tambora, serta tokoh masyarakat setempat.

Setelah peresmian, Gubernur DKI Jakarta beserta rombongan meninjau langsung fasilitas reservoir untuk memastikan operasionalnya berjalan optimal. 

(Pray) 

Sinergi LLHPB PWA DKI Jakarta dan MLH PDM Jakarta Timur: Edukasi Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Jakarta

Sinergi LLHPB PWA DKI Jakarta dan MLH PDM Jakarta Timur: Edukasi Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Jakarta

Jakarta, penaxpose.com Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) DKI Jakarta bersinergi dengan Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PDM Jakarta Timur dalam menggelar Pelatihan Zero Waste Lifestyle. Kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan keberlanjutan lingkungan ini berlangsung di Gedung Djuanda PWM DKI Jakarta dengan dihadiri 50 peserta dari berbagai unsur, termasuk Pimpinan Daerah dan Cabang Aisyiyah, Majelis Lingkungan Hidup, serta Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-DKI Jakarta dan Jakarta Timur. Selasa (25/3/2025). 

Edukasi Zero Waste dan Ketahanan Pangan

Pelatihan ini berfokus pada dua aspek utama, yaitu Pengolahan Limbah Rumah Tangga (Eco-Enzyme) dan Pembuatan Tempe sebagai Ketahanan Pangan. Para peserta dibekali keterampilan praktis dalam mengelola limbah menjadi produk bermanfaat serta mengembangkan usaha berbasis ramah lingkungan.

Dalam laporannya, Ibu Ferawati, M.Pd, perwakilan LLHPB PWA DKI Jakarta, menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. "Pelatihan ini merupakan langkah konkret untuk mengedukasi masyarakat agar lebih sadar dalam mengurangi sampah dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat," ujarnya.

Komitmen Kolektif untuk Lingkungan Berkelanjutan

Sementara itu, Bapak Drs. Tasman Buyung Chaniago, M.M, dalam sambutannya, menegaskan bahwa Zero Waste Lifestyle bukan hanya sekadar gaya hidup, tetapi juga dapat menjadi peluang ekonomi. "Hasil dari pelatihan ini dapat dikembangkan menjadi produk UMKM Muhammadiyah, yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga bernilai ekonomi," katanya.

Acara ini resmi dibuka oleh Ibu Hj. Syamsidar, S.I.P, yang menyampaikan harapan agar pelatihan ini menginspirasi masyarakat dalam menerapkan gaya hidup ramah lingkungan. "Gerakan hijau harus dimulai dari kesadaran individu. Semoga ilmu yang diperoleh dari pelatihan ini dapat diterapkan dan disebarluaskan di lingkungan masing-masing," ungkapnya.

Mencetak Agen Perubahan untuk Masa Depan Hijau

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat menjadi agen perubahan dalam menerapkan serta menyebarluaskan praktik Zero Waste Lifestyle di masyarakat. Semangat go green pun diharapkan semakin meluas, membawa dampak positif bagi lingkungan dan kehidupan sehari-hari.

LLHPB PWA DKI Jakarta dan MLH PDM Jakarta Timur berkomitmen untuk terus menginisiasi program-program keberlanjutan demi menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan lestari.

(Rhomadoni) 

MPKS PWM DKI Jakarta Dorong Optimalisasi Fundraising Amal Usaha Sosial Muhammadiyah

MPKS PWM DKI Jakarta Dorong Optimalisasi Fundraising Amal Usaha Sosial Muhammadiyah


Jakarta, penaxpose.com Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta sukses menyelenggarakan Semiloka Kesejahteraan Sosial & Ramadhan Day dengan tema "Penguatan Kapasitas Kelembagaan Amal Sosial Muhammadiyah - Aisyiyah"

Acara yang berlangsung di Gedung Djuanda PWM DKI Jakarta ini dihadiri oleh 100 peserta, yang terdiri dari pengelola dan pengurus LKSA/MCC Muhammadiyah, Himpunan Disabilitas Muhammadiyah, Muhammadiyah Senior Care, Majelis Kesejahteraan Sosial Aisyiyah, serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah se-DKI Jakarta.

Semiloka ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan amal sosial yang dikelola oleh Muhammadiyah dan Aisyiyah, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antar lembaga sosial di lingkungan Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Pada sesi kedua, hadir Bapak Drs. Nandy Rahman, M.Ag, sebagai narasumber dengan materi bertajuk "Strategi Fundraising dan Pembiayaan Pengelolaan MCC/LKSA Muhammadiyah Daerah Khusus Jakarta". Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai strategi optimalisasi penghimpunan dana serta pengelolaan keuangan untuk memastikan keberlanjutan operasional lembaga amal sosial Muhammadiyah, terutama di daerah khusus Jakarta yang memiliki tantangan tersendiri dalam aspek pendanaan dan pengelolaan.

Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial PWM DKI Jakarta berharap, melalui Semiloka ini, para pengelola LKSA/MCC Muhammadiyah dan lembaga sosial lainnya dapat menerapkan strategi yang diperoleh guna meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program-program sosial. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat koordinasi dan kerja sama antar lembaga dalam mewujudkan kesejahteraan sosial yang lebih luas bagi masyarakat.

(Rhomadoni) 

Seno Adjie Bantah Indonesian Airlines Berasal dari Singapura

Seno Adjie Bantah Indonesian Airlines Berasal dari Singapura

JAKARTA, penaxpose.com – Maskapai penerbangan Indonesia Airlines menjadi perbincangan publik setelah perusahaan yang mengatasnamakan maskapai asal Singapura, Calypte Holding Pte Ltd, melalui anak usahanya, PT Indonesia Airlines Group (INA), mengklaim telah resmi mengantongi izin terbang sejak Jumat, 7 Maret 2025.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Chief Executive Officer (CEO) INA sekaligus Executive Chairman Calypte Holding, Iskandar. Dalam keterangannya di LinkedIn pada Ahad, 9 Maret 2025, Iskandar menyebut bahwa Indonesia Airlines akan berfokus pada penerbangan internasional dan menjadi maskapai komersial pertama di Indonesia yang hanya melayani rute luar negeri.

Namun, pernyataan tersebut dibantah oleh Direktur Utama PT Indonesian Airlines Aviapatria, Seno Adjie. Ia menegaskan bahwa Indonesian Airlines bukan maskapai yang baru berdiri pada 2022 seperti yang diklaim oleh Iskandar.

Sejarah Indonesian Airlines

Seno Adjie, yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Indonesian Airlines Aviapatria sejak 2005, menjelaskan bahwa maskapai tersebut telah berdiri sejak 1999 dan mulai beroperasi pada Maret 2001.

"Pada September 1999, kami memperoleh izin dari pemerintah Indonesia untuk mengoperasikan penerbangan berjadwal di 46 rute. Saat itu, perusahaan ini dimiliki oleh investor perorangan (75%) dan Rudy Setyopurnomo (25%), yang menjabat sebagai Presiden Direktur," ujar Seno Adjie di kantornya, Jalan Hos Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (17/3/2025).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Indonesian Airlines menghentikan operasinya pada 2003 dan kantor pusatnya kemudian digabungkan dengan Garuda Indonesia.

"Pada 2004, saat era Presiden SBY dan melalui dukungan almarhum Taufik Kiemas, saya mendapatkan hak untuk kembali mengelola Indonesian Airlines. Sampai sekarang, saya masih menjabat sebagai Direktur Utama PT Indonesian Airlines Aviapatria, dan perusahaan ini tidak pernah diserahkan kepada pihak lain," tegasnya.

Somasi terhadap Iskandar

Menanggapi klaim Iskandar, Seno Adjie menilai bahwa Iskandar adalah anak muda berbakat asal Aceh, tetapi kurang teliti dalam melakukan kajian bisnis penerbangan.

"Kami telah melayangkan somasi kepada CEO INA sekaligus Executive Chairman Calypte Holding, Iskandar. Nama maskapai yang digunakan oleh INA memiliki kemiripan dengan Indonesian Airlines milik kami, yang jelas dapat mengganggu investor serta administrasi penerbangan kami," ungkap Seno.

Kementerian Perhubungan: Indonesia Airlines Belum Memiliki Izin Operasional

Hebohnya pemberitaan terkait maskapai Indonesia Airlines juga memicu pernyataan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Plt. Kepala Bagian Kerja Sama Internasional, Humas, dan Umum Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Mokhammad Khusnu, menegaskan bahwa maskapai yang diklaim oleh INA tersebut belum memiliki izin operasional dari pemerintah Indonesia.

"Hingga saat ini, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan belum menerima pengajuan perizinan ataupun permohonan terkait pendirian dan operasional perusahaan angkutan udara niaga berjadwal tersebut," kata Khusnu.

Ia juga menekankan bahwa setiap maskapai yang ingin beroperasi di Indonesia harus memiliki Sertifikat Standar Angkutan Udara Niaga Berjadwal dan Sertifikat Operator Pesawat Udara (AOC) sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Kasus ini masih terus berkembang, sementara klaim kepemilikan dan legalitas operasional Indonesia Airlines menjadi perhatian publik dan pihak berwenang. (Emy) 

Bincang Santai RW 01 Jembatan Besi Bahas Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan

Bincang Santai RW 01 Jembatan Besi Bahas Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan

JAKARTA BARAT, penaxpose.com – Ketua RW 01 Jembatan Besi, H. Entol Hasanuddin alias Nurdin Kelana, kembali mencuri perhatian publik dengan program terbarunya, Bincang Santai Bersama Pengurus RW 01.

Program yang telah berjalan selama dua bulan ini bertujuan menampung dan menyerap berbagai permasalahan di lingkungan RW guna meningkatkan kinerja serta sinergitas antara pengurus RW dan RT. Setelah sukses di RT 03 dan RT 01, edisi kali ini difokuskan pada sosialisasi kepesertaan BPJS Kematian.

Acara berlangsung pada Minggu (16/3/2025) di Jalan Prof. DR. Latumenten, RT 01/01, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Ryan Suryana dari Perisai BPJS Ketenagakerjaan Cabang Grogol, yang juga merupakan mantan anggota Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Jembatan Besi.

Rencananya, sosialisasi BPJS ini akan diadakan secara bertahap di seluruh 12 RT dalam lingkungan RW 01, dengan pertemuan rutin setiap bulan.

Dalam kesempatan tersebut, H. Entol Hasanuddin juga menyampaikan rasa harunya terhadap program unggulan Pengurus RW 01, Safari Ramadhan 1446 H.

"Saya benar-benar terharu hingga meneteskan air mata. Setelah bertahun-tahun program ini berjalan, baru kali ini para Ketua RT yang baru terpilih turut serta mendampingi saya," ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan momen emosional saat menjadi imam salat Isya di Masjid Roudhotul A'mal dalam rangkaian Safari Ramadhan.

"Terima kasih kepada seluruh pengurus RW dan RT yang selalu kompak dalam menjalankan program-program kewilayahan," tambahnya.

Acara ini dihadiri oleh para Ketua RT 01-012, pengurus RW, LMK, FKDM, pengurus Masjid Jami Al-Hikmah, serta warga setempat.

Sebagai bagian dari program kepedulian sosial, berdasarkan agenda yang telah disusun, pada 23 Maret 2025 mendatang Karang Taruna Unit RW 01 akan berkolaborasi dengan Pengurus RW 01 untuk mengadakan kegiatan santunan anak yatim dengan berkeliling dari RT 01 hingga RT 012.

Reporter: Supriyadi (Pray)