Babinsa Koramil 02/Tambora Perkuat Keamanan Lingkungan Melalui Siskamling di Roa Malaka

Babinsa Koramil 02/Tambora Perkuat Keamanan Lingkungan Melalui Siskamling di Roa Malaka

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Sebagai wujud komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, Babinsa Kelurahan Roa Malaka Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat, Serka Sadikin YP, melaksanakan kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) atau Pengamanan Swakarsa bersama unsur Linmas dan Wanra di Pos RW 02, Jalan Pasar Pagi Lama RT 03 RW 02, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Selasa malam (2/6).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 22.45 WIB tersebut dilakukan bersama Samsudin selaku anggota Linmas RW 02 dan Nurhadi dari unsur Wanra. Kehadiran Babinsa di tengah petugas ronda malam merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan.

Dalam arahannya, Serka Sadikin menekankan pentingnya peran petugas siskamling sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia mengimbau agar petugas jaga selalu membawa alat komunikasi dan perlengkapan pendukung keamanan seperti pentungan serta menerapkan sistem pengamanan secara berkelompok (body system) guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas.

Babinsa juga mengingatkan agar petugas ronda melaksanakan patroli dan kontrol wilayah secara rutin setiap dua jam sekali secara bergantian, sehingga kondisi lingkungan dapat terus terpantau dengan baik sepanjang malam.

Selain itu, apabila menemukan aktivitas atau kejadian yang mencurigakan, petugas diminta untuk tidak bertindak sendiri, melainkan segera berkoordinasi dengan rekan jaga, pengurus RT/RW, pihak kelurahan, Babinsa, maupun Bhabinkamtibmas agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Tak hanya fokus pada aspek keamanan, Serka Sadikin juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan kondisi fisik agar petugas tetap prima dalam menjalankan tugas pengamanan lingkungan.

Danramil 02/Tambora memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Linmas, Wanra, dan warga yang secara aktif berpartisipasi dalam kegiatan siskamling. Menurutnya, keamanan wilayah merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Melalui kegiatan siskamling yang rutin dan berkesinambungan, Koramil 02/Tambora berharap tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga ketahanan wilayah.

Kegiatan Siskamling/Pam Swakarsa berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai.

(Pendim 0503/JB) 

Perkuat Sinergi Kewilayahan, Babinsa Koramil 02/Tambora Gelar Komsos dengan Satpol PP dan Pamdal Kelurahan Roa Malaka

Perkuat Sinergi Kewilayahan, Babinsa Koramil 02/Tambora Gelar Komsos dengan Satpol PP dan Pamdal Kelurahan Roa Malaka

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka mempererat sinergi dan meningkatkan koordinasi kewilayahan, Babinsa Kelurahan Roa Malaka Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat, Pelda Doddy, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di Kantor Kelurahan Roa Malaka, Jalan Tiang Bendera V No. 36 RT 04 RW 03, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Rabu (3/6).

Dalam kegiatan tersebut, Pelda Doddy bersilaturahmi dan berdialog dengan Sakur selaku personel Satpol PP Kelurahan Roa Malaka serta Mustaqim selaku petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) Kantor Kelurahan.

Melalui Komsos tersebut, Babinsa menyampaikan berbagai informasi terkait perkembangan situasi wilayah, khususnya mengenai perubahan cuaca yang saat ini cenderung tidak menentu dan berpotensi menimbulkan genangan, banjir, maupun bencana lingkungan lainnya. Oleh karena itu, masyarakat dan aparatur kewilayahan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan.

Selain itu, Pelda Doddy juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta meningkatkan kesadaran terhadap keamanan dan keselamatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa turut mengingatkan pentingnya bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya terhadap berita hoaks atau informasi yang belum jelas kebenarannya serta selalu melakukan koordinasi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, maupun pihak kelurahan apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

Sakur selaku perwakilan Satpol PP Kelurahan Roa Malaka menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan serta perhatian Babinsa yang selama ini aktif membangun komunikasi dengan aparatur kelurahan dan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Babinsa yang selalu hadir di tengah masyarakat dan aparatur kelurahan. Kegiatan silaturahmi seperti ini sangat bermanfaat dalam mempererat hubungan serta meningkatkan koordinasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban wilayah,” ujarnya.

Danramil 02/Tambora menyampaikan bahwa kegiatan komunikasi sosial merupakan salah satu metode pembinaan teritorial yang secara rutin dilakukan Babinsa guna memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta membangun sinergi dengan seluruh komponen masyarakat.

Melalui komunikasi yang baik dan koordinasi yang intensif, diharapkan tercipta situasi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif serta mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi gangguan maupun bencana.

Kegiatan Komsos berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban, mencerminkan soliditas serta sinergi yang kuat antara Babinsa Koramil 02/Tambora dengan aparatur Kelurahan Roa Malaka.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/Tambora Intensif Monitoring Wilayah, Pastikan Kondisi Bebas Genangan dan Aman dari Dampak Cuaca

Koramil 02/Tambora Intensif Monitoring Wilayah, Pastikan Kondisi Bebas Genangan dan Aman dari Dampak Cuaca

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat terus meningkatkan pemantauan kondisi wilayah guna mengantisipasi potensi banjir, genangan air, maupun dampak cuaca ekstrem yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

Berdasarkan hasil monitoring para Babinsa di 11 wilayah kelurahan binaan pada Rabu (3/6) pukul 14.30 WIB, seluruh wilayah Kecamatan Tambora terpantau dalam kondisi aman dan bebas dari genangan air. Pemantauan dilakukan secara langsung oleh aparat kewilayahan untuk memastikan situasi lingkungan tetap kondusif serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Adapun wilayah yang dipantau meliputi Kelurahan Roa Malaka, Duri Utara, Duri Selatan, Angke, Pekojan, Krendang, Tambora, Tanah Sereal, Kali Anyar, Jembatan Besi, dan Jembatan Lima. Dari hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan adanya genangan air maupun banjir yang berpotensi menghambat aktivitas warga.

Selain itu, Koramil 02/Tambora juga memastikan tidak terdapat laporan pohon tumbang maupun kejadian menonjol lainnya akibat faktor cuaca. Kondisi cuaca di wilayah Kecamatan Tambora pada saat pemantauan berlangsung terpantau cerah.

Danramil 02/Tambora menyampaikan bahwa kegiatan monitoring wilayah merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang dilaksanakan secara rutin oleh para Babinsa untuk mendeteksi secara dini berbagai potensi kerawanan di lingkungan masyarakat.

"Melalui pemantauan yang dilakukan secara berkala, kami dapat mengetahui kondisi wilayah secara cepat dan akurat sehingga langkah antisipasi dapat segera dilakukan apabila terjadi bencana maupun gangguan lainnya," ujarnya.

Koramil 02/Tambora juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta terus meningkatkan kepedulian terhadap kondisi saluran air guna mencegah terjadinya genangan saat musim hujan.

Dengan sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan wilayah Kecamatan Tambora tetap aman, nyaman, serta terhindar dari berbagai potensi bencana lingkungan.

Hasil monitoring hingga saat ini menunjukkan situasi wilayah Kecamatan Tambora dalam keadaan aman, kondusif, dan bebas genangan air.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/Tambora Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar di Wilayah Binaan

Koramil 02/Tambora Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar di Wilayah Binaan

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi potensi tawuran remaja dan aksi balap liar, Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat melaksanakan patroli wilayah pada Rabu malam (4/6) hingga Kamis dini hari.

Patroli dipimpin oleh Babinsa Kelurahan Roa Malaka, Pelda Doddy, bersama unsur Wanra dan mitra kewilayahan. Kegiatan dimulai pukul 22.00 WIB dari Makoramil 02/Tambora dan menyusuri sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas di wilayah Kecamatan Tambora.

Rute patroli meliputi Jalan Kopi, Jalan Pejagalan Raya, Jalan Pasar Pagi Lama, kawasan Pasar Pagi Roa Malaka, Jalan Pintu Kecil, Jalan Petak Baru, sekitar Masjid Al Malaka, Jalan Malaka Selatan, Jalan Tiang Bendera, Kantor Kelurahan Roa Malaka, kawasan Kali Besar Barat, hingga Pos Terpadu Koramil sebelum kembali ke Makoramil.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemantauan situasi wilayah, dialog dengan warga yang masih beraktivitas pada malam hari, serta memberikan imbauan kepada para pemuda untuk tidak melakukan kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum seperti tawuran maupun balap liar.

Danramil 02/Tambora menyampaikan bahwa patroli malam merupakan salah satu langkah preventif yang rutin dilaksanakan guna menciptakan rasa aman di tengah masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan.

"Patroli wilayah ini merupakan bentuk kehadiran aparat teritorial di tengah masyarakat. Selain mengantisipasi tawuran dan balap liar, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergi dengan warga dalam menjaga keamanan lingkungan," ujarnya.

Selama patroli berlangsung, petugas tidak menemukan adanya aktivitas yang mengarah pada gangguan keamanan maupun kejadian menonjol lainnya. Situasi di seluruh wilayah yang dilalui terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Melalui kegiatan patroli rutin ini, Koramil 02/Tambora menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, sehingga tercipta lingkungan yang nyaman, aman, dan kondusif bagi seluruh warga.

"Bersama Rakyat, TNI Kuat. Bersama Menjaga Tambora Tetap Aman dan Kondusif."

(Pendim 0503/JB) 

Babinsa Koramil 02/Tambora Tingkatkan Kewaspadaan Warga Melalui Siskamling di Roa Malaka

Babinsa Koramil 02/Tambora Tingkatkan Kewaspadaan Warga Melalui Siskamling di Roa Malaka

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah binaan, Babinsa Kelurahan Roa Malaka Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat, Pelda Doddy, melaksanakan kegiatan monitoring dan pembinaan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) atau Pengamanan Swakarsa di Pos Linmas RW 02, Jalan Telepon Kota RT 06 RW 02, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Rabu malam (3/6).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 22.00 WIB tersebut dihadiri Danru Linmas RW 02 Johan, anggota Linmas Sohib dan Dadang, serta Romadi selaku warga masyarakat. Kehadiran Babinsa merupakan bentuk komitmen TNI AD melalui Koramil 02/Tambora dalam memperkuat sinergi dengan unsur keamanan lingkungan dan masyarakat guna menciptakan wilayah yang aman dan kondusif.

Dalam arahannya, Pelda Doddy menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan pada jam-jam rawan serta memperketat pengawasan terhadap aktivitas keluar masuk orang di lingkungan RW 02, khususnya pada malam hingga dini hari. Ia juga mengimbau petugas jaga untuk melaksanakan patroli secara berkala dengan sistem berpasangan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.

Selain itu, Babinsa mengingatkan agar seluruh petugas siskamling selalu menyiapkan perlengkapan pendukung seperti tongkat, alat komunikasi, dan sarana lainnya yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas. Koordinasi yang cepat dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, maupun pengurus RT dan RW juga menjadi perhatian utama apabila ditemukan kejadian atau aktivitas mencurigakan di lingkungan.

Menurut Pelda Doddy, keberadaan pos siskamling merupakan garda terdepan dalam menjaga keamanan lingkungan. Oleh karena itu, seluruh petugas diharapkan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan selama bertugas.

Danramil 02/Tambora menyampaikan apresiasinya kepada seluruh anggota Linmas dan warga yang secara aktif berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, keberhasilan menjaga situasi wilayah yang aman dan kondusif tidak terlepas dari sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat.

Melalui kegiatan pembinaan dan pendampingan seperti ini, Koramil 02/Tambora terus berupaya memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan lingkungan sebagai bagian dari ketahanan wilayah. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari gangguan Kamtibmas.

Kegiatan Siskamling/Pam Swakarsa berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.

(Pendim 0503/JB) 

Kesiapsiagaan Gempa Bumi di Jakarta: Ikhtiar Menjaga Keselamatan di Kota Metropolitan

Kesiapsiagaan Gempa Bumi di Jakarta: Ikhtiar Menjaga Keselamatan di Kota Metropolitan

Oleh: Ferawati

Jakarta – Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Wilayah 'Aisyiyah DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas Aparatur, Relawan serta Potensi Masyarakat Lainnya dalam Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana di Auditorium Lantai 5 Gedung Dakwah Muhammadiyah DKI Jakarta, Jalan Kramat Raya Nomor 49 Jakarta Pusat, pada Selasa, 2 Juni 2026 M bertepatan dengan 15 Dzulhijjah 1447 H. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman bencana, khususnya gempa bumi yang berpotensi berdampak pada wilayah DKI Jakarta.

"Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan." (QS. Al-Baqarah: 195).

Gempa bumi tidak pernah mengirimkan undangan. Ia datang tanpa aba-aba, mengguncang ruang kehidupan manusia dalam hitungan detik. Karena itu, kesiapsiagaan menjadi kebutuhan, bukan pilihan. Bagi masyarakat DKI Jakarta, kesadaran terhadap ancaman gempa bumi perlu terus dibangun, meskipun ibu kota tidak berada tepat di atas jalur sesar aktif utama.

Berbagai kajian kebencanaan menunjukkan bahwa Jakarta tetap berpotensi merasakan dampak gempa yang bersumber dari zona subduksi di selatan Jawa maupun aktivitas sesar aktif di wilayah Banten dan Jawa Barat. Dengan kepadatan penduduk yang tinggi serta dominasi bangunan bertingkat, risiko yang muncul tidak dapat dipandang sebelah mata.

Dalam perspektif Islam, menjaga keselamatan jiwa merupakan bagian dari tujuan utama syariat (maqashid syariah). Karena itu, membangun budaya siaga bencana sesungguhnya merupakan bentuk ikhtiar untuk menjaga amanah kehidupan yang telah diberikan Allah SWT.

Dari Kesadaran Menuju Kesiapsiagaan

Selama ini, sebagian masyarakat masih memandang bencana sebagai peristiwa yang jauh dari kehidupan sehari-hari. Padahal, pengalaman berbagai daerah di Indonesia menunjukkan bahwa korban terbesar sering kali muncul bukan semata karena kekuatan bencana, melainkan karena kurangnya kesiapan menghadapi bencana.

Kesiapsiagaan dimulai dari kesadaran bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab terhadap keselamatan dirinya, keluarga, dan lingkungan sekitar. Rumah, sekolah, kantor, tempat ibadah, hingga ruang publik perlu menjadi bagian dari sistem kesiapsiagaan yang terintegrasi.

Di Jakarta, budaya siaga dapat dibangun melalui langkah-langkah sederhana namun penting, seperti mengenali jalur evakuasi, memahami titik kumpul aman, serta mengetahui prosedur penyelamatan diri saat terjadi gempa.

Keluarga sebagai Benteng Pertama

Keluarga merupakan unit terkecil sekaligus benteng pertama dalam menghadapi bencana. Oleh karena itu, setiap keluarga perlu memiliki rencana darurat yang dipahami oleh seluruh anggota keluarga.

Anak-anak perlu diajarkan cara berlindung ketika terjadi gempa. Orang tua perlu memastikan perabot berat terpasang dengan aman. Dokumen penting hendaknya disimpan di tempat yang mudah dijangkau. Tas siaga yang berisi kebutuhan dasar juga perlu dipersiapkan sebagai langkah antisipasi.

Kebiasaan-kebiasaan kecil tersebut mungkin terlihat sederhana, namun dapat menjadi faktor penentu keselamatan ketika keadaan darurat terjadi.

Saat Gempa Terjadi: Tenang dan Bertindak Tepat

Kepanikan sering kali menjadi penyebab munculnya korban tambahan saat gempa berlangsung. Karena itu, hal pertama yang harus dilakukan adalah tetap tenang.

Apabila berada di dalam bangunan, masyarakat dianjurkan melakukan prinsip "Drop, Cover, and Hold On": merunduk, berlindung di bawah meja yang kokoh, dan berpegangan hingga guncangan berhenti.

Bagi penghuni gedung bertingkat, penggunaan lift harus dihindari. Setelah kondisi aman, evakuasi dilakukan melalui tangga darurat sesuai arahan petugas.

Sementara itu, jika berada di luar ruangan, masyarakat perlu menjauhi bangunan tinggi, tiang listrik, pohon besar, maupun papan reklame yang berpotensi roboh.

Keselamatan diri harus menjadi prioritas utama sebelum melakukan tindakan lainnya.

Menguatkan Solidaritas Sosial

Salah satu kekuatan bangsa Indonesia adalah budaya gotong royong. Nilai ini menjadi sangat penting dalam situasi kebencanaan. Setelah gempa terjadi, masyarakat tidak hanya dituntut menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga membantu mereka yang membutuhkan pertolongan.

Anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas merupakan kelompok yang memerlukan perhatian khusus. Kepedulian terhadap sesama menjadi wujud nyata dari ajaran Islam tentang persaudaraan dan kemanusiaan.

Dalam konteks ini, organisasi kemasyarakatan, lembaga keagamaan, komunitas relawan, serta warga sekitar memiliki peran strategis untuk memperkuat ketangguhan masyarakat.

Membangun Jakarta yang Tangguh

Kota yang tangguh terhadap bencana bukanlah kota yang bebas dari ancaman, melainkan kota yang masyarakatnya siap menghadapi ancaman tersebut. Ketangguhan lahir dari pengetahuan, latihan, kedisiplinan, dan kerja sama yang terus dibangun.

Karena itu, edukasi kebencanaan perlu menjadi gerakan bersama. Sekolah, masjid, majelis taklim, organisasi perempuan, organisasi kepemudaan, dan berbagai elemen masyarakat dapat menjadi ruang pembelajaran yang efektif untuk menanamkan budaya siaga bencana.

Kegiatan yang diselenggarakan LLHPB PWA DKI Jakarta ini menjadi salah satu ikhtiar nyata untuk memperkuat kapasitas aparatur, relawan, dan masyarakat agar mampu menjadi garda terdepan dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana di lingkungan masing-masing.

Jakarta membutuhkan warga yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh dalam menghadapi risiko kehidupan. Sebab pada akhirnya, kesiapsiagaan adalah bentuk ikhtiar kolektif untuk menjaga kehidupan dan masa depan.

Menjemput Keselamatan dengan Ikhtiar

Gempa bumi memang tidak dapat dicegah. Namun, dampaknya dapat dikurangi melalui kesiapan yang matang. Keselamatan bukanlah sesuatu yang datang dengan sendirinya, melainkan hasil dari kesadaran dan ikhtiar yang dilakukan secara berkelanjutan.

Bagi masyarakat Jakarta, kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi harus menjadi bagian dari budaya hidup sehari-hari. Dengan demikian, ketika bencana datang, masyarakat tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga bangkit bersama dengan semangat solidaritas dan kemanusiaan.

Sebagaimana pesan Muhammadiyah dan 'Aisyiyah dalam gerakan kemanusiaan, kebencanaan bukan sekadar urusan tanggap darurat, melainkan bagian dari dakwah yang menghadirkan kemaslahatan dan perlindungan bagi sesama.

Karena bencana boleh datang tanpa peringatan, tetapi kesiapsiagaan harus hadir jauh sebelum bencana itu terjadi.

"Dengan ilmu kita bersiap, dengan ikhtiar kita menjaga, dan dengan gotong royong kita menguatkan. Mewujudkan masyarakat yang tangguh bencana adalah bagian dari ikhtiar menghadirkan Islam yang berkemajuan dan rahmatan lil 'alamin."

Koramil 02/Tambora Bersinergi dengan Kelurahan dan Pengurus RW Matangkan Penyuluhan Ideologi Pancasila di Pekojan

Koramil 02/Tambora Bersinergi dengan Kelurahan dan Pengurus RW Matangkan Penyuluhan Ideologi Pancasila di Pekojan

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan semangat persatuan di tengah masyarakat. Melalui sinergi dengan Pemerintah Kelurahan Pekojan dan pengurus lingkungan, Koramil 02/Tambora menggelar rapat persiapan kegiatan Penyuluhan Ideologi Pancasila yang akan dilaksanakan di wilayah RW 02 Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Selasa (2/6/2026).

Rapat yang berlangsung di wilayah Pekojan tersebut dihadiri oleh Kapten Kav Sultan, Lurah Pekojan beserta staf, Ketua RW 02 Pekojan, serta Batuud Koramil 02/Tambora Serka Edi. Pertemuan dilaksanakan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan penyuluhan dapat berjalan dengan baik, tertib, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam rapat disepakati bahwa kegiatan Penyuluhan Ideologi Pancasila akan dilaksanakan pada Selasa, 9 Juni 2026 pukul 09.00 WIB bertempat di Aula Sekretariat RW 02 Pekojan. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Koramil 02/Tambora berperan aktif dalam mendukung kelancaran kegiatan dengan menyiapkan berbagai sarana dan prasarana pendukung, di antaranya meja bundar beserta kursi, umbul-umbul, serta banner kegiatan. Sementara itu, Kelurahan Pekojan dan pengurus RW turut berkolaborasi dalam menyiapkan kebutuhan konsumsi peserta.

Danramil 02/Tambora menegaskan bahwa pembinaan teritorial tidak hanya berfokus pada aspek keamanan wilayah, tetapi juga penguatan wawasan kebangsaan dan karakter masyarakat. Melalui penyuluhan Ideologi Pancasila, diharapkan masyarakat semakin memiliki rasa cinta tanah air, semangat gotong royong, serta mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai tantangan perkembangan zaman.

"Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman kehidupan berbangsa. Dengan kebersamaan yang terjalin, diharapkan tercipta lingkungan yang harmonis, aman, dan penuh semangat kebangsaan," ujarnya.

Melalui keterlibatan aktif Babinsa dan jajaran Koramil 02/Tambora dalam setiap kegiatan kemasyarakatan, diharapkan hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat, sehingga berbagai program pembinaan wilayah dapat terlaksana secara optimal demi terwujudnya ketahanan wilayah yang kuat dan kondusif.

(Pendim 0503/JB)