Ciptakan Rasa Aman, Koramil 02/Tambora Rutin Laksanakan Patroli Malam

Ciptakan Rasa Aman, Koramil 02/Tambora Rutin Laksanakan Patroli Malam

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan wilayah, Koramil 02/Tambora Kodim 0503/JB melaksanakan patroli malam guna mengantisipasi potensi tawuran warga dan balapan liar di wilayah binaan, Rabu malam (22/04/2026).

Kegiatan patroli dipimpin oleh Serka Sadikin YP dengan melibatkan 3 personel gabungan yang terdiri dari Babinsa dan Wanra. Patroli dilaksanakan mulai pukul 22.00 WIB hingga 23.00 WIB dengan menyusuri sejumlah titik rawan di wilayah Tambora.

Rute patroli meliputi Jalan Kopi, Jalan Tiang Bendera III, Jalan Telpon Kota, hingga beberapa titik strategis seperti Ruko Roa Malaka, Pasar Pekojan, Vihara Lie Thiat Kway Sian, Gereja GKI Tambora, serta Kantor Kelurahan Tambora.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pemantauan situasi di setiap check point guna memastikan kondisi wilayah tetap aman dan kondusif. Patroli ini juga merupakan bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman serta mencegah potensi gangguan kamtibmas, khususnya pada malam hari.

Danramil 02/Tambora menegaskan bahwa kegiatan patroli rutin ini merupakan langkah preventif dalam menjaga ketertiban wilayah, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat.

Hingga patroli berakhir, situasi di wilayah terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif, serta tidak ditemukan hal-hal menonjol.

Koramil 02/Tambora akan terus melaksanakan kegiatan patroli secara rutin sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

(Pendim 0503/JB) 

Wujudkan Lingkungan Aman, Babinsa Koramil 02/Tambora Turun Langsung ke Wilayah

Wujudkan Lingkungan Aman, Babinsa Koramil 02/Tambora Turun Langsung ke Wilayah

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, Babinsa Kelurahan Roa Malaka Koramil 02/Tambora Kodim 0503/JB, Pelda Doddy, melaksanakan kegiatan pendampingan Siskamling/Pam Swakarsa bersama unsur keamanan dan masyarakat di wilayah RT 04 RW 03, Jalan Tiang Bendera V, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Rabu malam (22/04/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya petugas keamanan Bank BCA, security Ruko Plaza Kota, serta warga setempat, sebagai bentuk sinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa memberikan arahan kepada petugas jaga agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada jam-jam rawan di malam hingga dini hari. Selain itu, Babinsa juga menekankan pentingnya memperketat penjagaan di sekitar lingkungan warga dan objek vital, serta melaksanakan patroli secara berkala dengan sistem berpasangan (body system).

Babinsa juga mengingatkan agar petugas menyiapkan perlengkapan pendukung seperti tongkat dan alat komunikasi guna menunjang kelancaran tugas. Apabila ditemukan hal-hal mencurigakan, petugas diminta segera berkoordinasi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, maupun pengurus wilayah agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

Tak kalah penting, Babinsa menekankan pentingnya menjaga faktor keamanan diri dan kesehatan selama bertugas, sehingga dapat memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Kegiatan Siskamling/Pam Swakarsa berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, serta mencerminkan soliditas antara TNI, petugas keamanan, dan warga dalam menjaga stabilitas wilayah.

Melalui kegiatan ini, Koramil 02/Tambora terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman melalui peran aktif Babinsa di tengah masyarakat.

(Pendim 0503/JB) 

Stok Aman, Harga Terkendali: Koramil 02/TB Lakukan Pemantauan Sembako

Stok Aman, Harga Terkendali: Koramil 02/TB Lakukan Pemantauan Sembako

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga stabilitas ekonomi dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, Koramil 02/Tambora Kodim 0503/JB terus melakukan pemantauan perkembangan harga sembako di wilayah binaan, Kamis (23/04/2026).

Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir, minyak goreng, daging, telur, hingga bahan dapur lainnya terpantau dalam kondisi relatif stabil. Selain itu, ketersediaan stok bahan pokok di wilayah juga masih dalam kategori aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari upaya Koramil 02/Tambora dalam mendukung program ketahanan pangan serta menjaga stabilitas harga di pasaran agar tetap terkendali.

Danramil 02/Tambora menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan koordinasi dengan instansi terkait guna mengantisipasi adanya lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pokok di wilayah.

Dengan kondisi stok yang aman dan harga yang relatif stabil, diharapkan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan kebutuhan pokok.

Koramil 02/Tambora berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah, baik dari aspek keamanan maupun kesejahteraan.

(Pendim 0503/JB) 

Komsos Babinsa Koramil 02/Tambora, Wujud Kepedulian Terhadap Masyarakat

Komsos Babinsa Koramil 02/Tambora, Wujud Kepedulian Terhadap Masyarakat

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka mempererat sinergi dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap kondisi cuaca ekstrem, Babinsa Kelurahan Kalianyar Koramil 02/Tambora Kodim 0503/JB, Sertu Sujanadi, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama unsur tiga pilar di Posko Pelayanan Pengaduan Masyarakat, Jalan Kalianyar IV RT 004 RW 03, Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Tambora, Kamis (23/04/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bapak Gofur (Satpol PP) dan Bapak Aripin (Staf Kelurahan), sebagai bentuk sinergitas antara TNI, pemerintah daerah, dan unsur terkait dalam menjaga stabilitas wilayah.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa menyampaikan informasi terkait perkembangan situasi cuaca yang saat ini cenderung ekstrem dan berpotensi menimbulkan bencana seperti banjir serta gangguan kesehatan, khususnya bagi masyarakat dengan daya tahan tubuh yang rendah.

Babinsa mengimbau kepada seluruh warga agar selalu menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti memperbanyak konsumsi air mineral, menjaga kebersihan lingkungan, serta tetap waspada dalam beraktivitas sehari-hari.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks yang belum jelas kebenarannya. Apabila ditemukan hal-hal mencurigakan, warga diimbau untuk segera berkoordinasi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, maupun pihak terkait lainnya.

Pihak Satpol PP dan staf kelurahan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Babinsa yang aktif menjalin komunikasi serta memberikan edukasi dan masukan yang bermanfaat bagi masyarakat. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus mempererat hubungan dan kerja sama lintas sektor di wilayah.

Kegiatan Komsos berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban, serta menjadi wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam memberikan solusi dan rasa aman.

(Pendim 0503/JB) 

Dengan Siskamling, Koramil 02/TB Ciptakan Lingkungan Aman dan Kondusif

Dengan Siskamling, Koramil 02/TB Ciptakan Lingkungan Aman dan Kondusif

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban lingkungan, Babinsa Kelurahan Kalianyar Koramil 02/Tambora Kodim 0503/JB, Sertu Sujanadi, melaksanakan kegiatan pendampingan Siskamling/Pam Swakarsa bersama warga di Pos RW 04, Jalan Kalianyar Raya, RT 004 RW 04, Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Tambora, Jumat malam (23/04/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan unsur Linmas dan masyarakat setempat, di antaranya Bapak Yusuf (Linmas) dan Bapak Rahmat (warga), sebagai bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa memberikan arahan dan himbauan kepada petugas jaga agar selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada jam-jam rawan di malam hingga dini hari. Selain itu, Babinsa juga menekankan pentingnya memperketat penjagaan di sekitar pos dan lingkungan warga serta melaksanakan patroli secara berkala dengan sistem berpasangan (body system).

Sertu Sujanadi juga mengingatkan agar petugas siskamling menyiapkan perlengkapan pendukung seperti tongkat, alat komunikasi, dan sarana lainnya guna menunjang kelancaran tugas. Apabila ditemukan hal-hal mencurigakan, petugas diminta segera berkoordinasi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, maupun pengurus RT/RW agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

Tak kalah penting, Babinsa menekankan agar seluruh petugas selalu mengutamakan faktor keamanan diri serta menjaga kesehatan selama menjalankan tugas, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Kegiatan Siskamling/Pam Swakarsa berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, serta mendapat respon positif dari warga sekitar.

Melalui kegiatan ini, Koramil 02/Tambora terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif melalui peran aktif Babinsa di tengah masyarakat.

(Pendim 0503/JB) 

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Koramil 02/Tambora Laksanakan Patroli Terpadu

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Koramil 02/Tambora Laksanakan Patroli Terpadu

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Koramil 02/Tambora Kodim 0503/JB melaksanakan patroli malam guna mengantisipasi potensi tawuran warga serta balapan liar di wilayah binaan, Kamis malam (23/04/2026).

Kegiatan patroli dipimpin oleh Sertu Sujanadi dengan melibatkan 3 personel gabungan yang terdiri dari Babinsa, Wanra, dan Mitra Jaya. Patroli dimulai pukul 22.00 WIB hingga selesai dengan menyusuri sejumlah titik rawan di wilayah Tambora.

Rute patroli meliputi Jalan Kopi, Jalan Perniagaan, Jalan Jembatan, hingga beberapa titik strategis seperti Pasar Pagi Roa Malaka, Gereja GPIA Tambora, Pasar Jembatan Lima, Gereja Sidang Jemaat, dan SMKN 9 Jakarta.

Selama kegiatan berlangsung, personel juga melakukan pemantauan situasi di sejumlah check point guna memastikan kondisi wilayah tetap aman dan kondusif. Selain itu, patroli ini juga menjadi bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam memberikan rasa aman serta mencegah potensi gangguan kamtibmas.

Danramil 02/Tambora melalui kegiatan ini menegaskan komitmen Koramil dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, khususnya pada malam hari yang rawan terhadap aktivitas negatif remaja seperti tawuran dan balap liar.

Hingga patroli berakhir, situasi wilayah terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan patroli ini akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai langkah preventif serta bentuk sinergitas antara TNI dan komponen masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

(Pendim 0503/JB) 

Alarm Keras Energi Nasional: Stok Tipis, Impor Tinggi, APBN Tertekan

Alarm Keras Energi Nasional: Stok Tipis, Impor Tinggi, APBN Tertekan


JAKARTA – Indonesia saat ini berada dalam kondisi kerentanan energi yang serius. Ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat di Selat Hormuz menjadi pengingat keras bagi pemerintah bahwa ketahanan energi nasional sedang berada di titik nadir.

Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro, mengibaratkan kondisi saat ini seperti lampu lalu lintas yang sudah berwarna kuning. 

"Artinya hati-hati, jangan sampai menyentuh merah," ujar Komaidi dalam wawancara di Prime Time INAnews TV, Rabu (22/4/2026).

Data menunjukkan jurang yang lebar antara konsumsi dan produksi. Indonesia mengonsumsi 1,6 juta barel minyak per hari, namun produksi domestik hanya mampu menyuplai 600 ribu barel. Defisit 1 juta barel setiap harinya dipenuhi melalui impor yang seluruhnya melewati Singapura.

Kondisi ini diperparah dengan ancaman penutupan Selat Hormuz. Jalur ini merupakan urat nadi bagi 13% impor minyak mentah dan 20% impor BBM Indonesia. Jika jalur ini terganggu, Indonesia terpaksa beralih mencari pasokan ke wilayah jauh seperti Texas, Amerika Serikat.

"Jarak tempuh dari Arab Saudi hanya 8–12 hari, sementara dari Amerika mencapai 45 hari. Padahal, cadangan operasional kita hanya cukup untuk 25 hari. Stok di sini habis sebelum barang dari Amerika sampai," jelas Komaidi.

Komaidi menyoroti fakta bahwa Indonesia adalah satu-satunya negara di kawasan yang tidak memiliki Strategic Petroleum Reserve (SPR) atau cadangan energi milik negara. Selama ini, cadangan 25 hari yang sering disebut hanyalah stok operasional milik badan usaha seperti Pertamina, Shell, dan VIVO. 

Dibandingkan dengan Singapura, Malaysia, Jepang, dan Korea Selatan yang memiliki cadangan strategis untuk tiga hingga enam bulan, Indonesia sangat rentan terhadap gangguan distribusi global.

Storage minyak Indonesia sebagian besar (54%) terkonsentrasi di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Lokasi utamanya berada di Plumpang (Jakarta), Balongan, Kalimantan, serta pusat produksi di Riau (Dumai) dan Cilacap. Infrastruktur ini dikelola Pertamina dan badan usaha lain untuk mendukung pasokan BBM nasional.

Lonjakan harga minyak mentah dunia dari asumsi APBN sebesar $70 per barel menjadi aktual $90 per barel menciptakan lubang fiskal yang besar.

Komaidi menghitung setiap kenaikan $1 akan menambah defisit Rp6–7 triliun.

"Selisih $20 dikalikan Rp7 triliun, artinya ada beban tambahan sekitar Rp140 triliun. Itu baru dari subsidi BBM dan LPG," paparnya. 

Situasi LPG juga harus jadi perhatian serius, karena 70% pasokan diimpor dari dua wilayah yang sedang berkonflik: Amerika Serikat dan Timur Tengah. 

Dengan harga keekonomian Rp20.000 per kg dan harga jual subsidi Rp4.250 per kg, negara menanggung beban subsidi Rp15.000 untuk setiap kilogram LPG yang dikonsumsi masyarakat.

Di tingkat kebijakan, Komaidi menyayangkan revisi  UU Migas yang terbengkalai selama 14 tahun. Ketidakpastian hukum ini membuat investor asing lebih memilih berinvestasi di Afrika atau Malaysia. 

Selain itu, transisi ke Energi Baru Terbarukan (EBT) terhambat oleh struktur pasar yang bersifat monopsoni, dimana PLN menjadi satu-satunya pembeli. 

"Kalau PLN tidak mau beli karena harga lebih tinggi dari biaya pokok mereka, pengembang EBT tidak punya pilihan. Jual ke siapa lagi, " tegasnya.

Untuk menghadapi krisis ini, ReforMiner Institute mengusulkan beberapa langkah strategis :

 1. Kerugian tidak boleh hanya ditanggung APBN. Pertamina harus merelakan marginnya, dan masyarakat harus siap menghadapi penyesuaian harga.

 2. Mendorong transportasi publik listrik dan memperluas jaringan pengumpan (feeder) di kota satelit.

 3. Membangun transmisi antar-pulau untuk mengatasi kelebihan pasokan di Jawa dan pemadaman di luar Jawa.

"Konflik Iran-Amerika harus menjadi ember air dingin yang membangunkan kita. Kita punya potensi untuk berdaulat di 2040, tapi yang kurang adalah kemauan untuk bergegas melakukan perbaikan nyata," tutup Komaidi. []