Koramil 02/Tambora Monitoring Harga Sembako, Pastikan Ketersediaan Aman dan Stabil

Koramil 02/Tambora Monitoring Harga Sembako, Pastikan Ketersediaan Aman dan Stabil

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di wilayah binaan, Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat melaksanakan kegiatan monitoring harga sembako di Pasar Kali Anyar, pada Senin (27/04/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI AD, khususnya jajaran Kodam Jaya, dalam memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang relatif stabil. Monitoring dilakukan secara langsung oleh aparat teritorial guna memperoleh data riil di lapangan.

Dari hasil pemantauan, harga sejumlah komoditas seperti beras, gula, minyak goreng, daging, hingga kebutuhan dapur lainnya masih dalam kondisi stabil. Selain itu, ketersediaan bahan pokok di Pasar Kali Anyar terpantau aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.

Danramil 02/Tambora menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gejolak harga serta kelangkaan bahan pokok.

“Kami secara rutin melakukan pengecekan di pasar-pasar wilayah binaan guna memastikan harga tetap stabil dan stok aman. Hal ini penting agar masyarakat tidak merasa khawatir terhadap kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Lebih lanjut, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga menjadi sarana komunikasi langsung dengan pedagang maupun warga, sehingga setiap perkembangan situasi dapat segera dilaporkan dan ditindaklanjuti.

Dengan adanya kegiatan monitoring ini, diharapkan stabilitas ekonomi masyarakat tetap terjaga serta tercipta rasa aman dan nyaman dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kodam Jaya – Siap Mengamankan dan Membantu Kesulitan Rakyat.

(Pendim 0503/JB) 

TMMD ke-128 Kodim 0621/Kabupaten Bogor Capai Progres Signifikan di Hari Keenam

TMMD ke-128 Kodim 0621/Kabupaten Bogor Capai Progres Signifikan di Hari Keenam

BOGOR, 27 April 2026 – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang diinisiasi oleh Kodim 0621/Kabupaten Bogor di Desa Banyuasih, Kecamatan Cigudeg, mencatatkan progres signifikan memasuki hari keenam pengerjaan. Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama masyarakat setempat terus memacu pembangunan infrastruktur fisik untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan kualitas hidup warga.

​Meskipun dihadapkan pada medan pegunungan yang terjal dan ekstrem, semangat Satgas TMMD tidak surut dalam melakukan pemadatan jalan penghubung Desa Banyuasih menuju Tegal Lega. Progres pembangunan akses jalan yang menjadi urat nadi ekonomi warga ini kini telah mencapai ±20%. Penggunaan alat berat dilakukan secara intensif untuk menstabilkan struktur tanah sebagai persiapan tahap pengaspalan.

​“Kami memprioritaskan kualitas pengerjaan. Pemadatan ini krusial untuk memastikan akses transportasi petani dan mobilitas warga tetap lancar, terutama saat kondisi cuaca ekstrem atau hujan,” ujar salah satu personel Satgas TMMD di lapangan, Senin (27/4/2026).

​Selain infrastruktur jalan, TMMD ke-128 juga fokus pada peningkatan taraf hidup melalui rehabilitasi 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Saat ini, pengerjaan hunian bagi warga kurang mampu tersebut telah memasuki tahap pemasangan dinding. Program ini diharapkan mampu meningkatkan standar kesehatan dan kualitas hidup penerima manfaat secara berkelanjutan.

​Dandim 0621/Kabupaten Bogor, Letkol INF Rizal Dwijayanto, S.E., M.I.P., menegaskan bahwa keberhasilan program ini bertumpu pada semangat kemanunggalan TNI dan rakyat. Seluruh elemen masyarakat terlibat aktif, tidak hanya sebagai penonton, melainkan turut memberikan dukungan tenaga serta logistik secara swadaya.

​“Keunggulan pelaksanaan TMMD kali ini terletak pada kecepatan progres harian yang melampaui jadwal, didukung oleh pengawasan material yang ketat serta suasana lapangan yang kondusif. Kehadiran TNI di sini adalah wujud nyata solusi bagi pembangunan di daerah tertinggal,” pungkas Letkol INF Rizal Dwijayanto.

​Dampak positif program ini turut dirasakan oleh generasi muda Desa Banyuasih. Akses jalan yang lebih baik kini memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi anak-anak saat menuju sekolah. Salah seorang anak, Anisa, mengungkapkan kegembiraannya atas kemudahan akses tersebut. “Saya senang sekali, sekarang jalannya sudah mulai bagus. Jadi kalau berangkat sekolah tidak takut jatuh lagi. Saya jadi lebih semangat belajar,” tuturnya.

​Hingga hari keenam, pengerjaan fisik berjalan optimal. Sinergi yang terjalin antara TNI dan warga diharapkan menjadi momentum percepatan pembangunan desa yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Banyuasih.

Sumber: Pendim 0621/Kabupaten Bogor
FWJI Bogor Raya

Kodim 0621 Kabupaten Bogor Sukseskan TMMD ke-128 Dengan Penanaman 1000 Pohon

Kodim 0621 Kabupaten Bogor Sukseskan TMMD ke-128 Dengan Penanaman 1000 Pohon

BOGOR – Kodim 0621/Kabupaten Bogor kembali menegaskan komitmennya dalam mengakselerasi pembangunan daerah melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128. Program ini mengusung pendekatan holistik yang memadukan pembangunan infrastruktur fisik dengan pemberdayaan sosial dan kelestarian lingkungan.

​Sebagai wujud kepedulian terhadap ekosistem, Satgas TMMD melakukan aksi penanaman 1.000 bibit pohon di sepanjang area kegiatan. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif terhadap erosi sekaligus menciptakan lingkungan desa yang lebih hijau dan berkelanjutan.

​Prioritas Kesehatan layanan jemput bola, dalam aspek kesejahteraan sosial, Kodim 0621/Kabupaten Bogor menjadikan pelayanan kesehatan sebagai prioritas utama. Selain mendirikan Posko Kesehatan gratis, Satgas TMMD menerapkan metode jemput bol. Layanan ini dirancang khusus untuk menjangkau warga dengan keterbatasan mobilitas, memastikan akses kesehatan yang layak merata hingga ke pelosok desa.

​Dandim 0621/Kabupaten Bogor, Letkol Inf Rizal Dwijayanto, S.E., M.I.P., menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

​"Program TMMD ke-128 bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bukti kehadiran negara melalui layanan yang responsif. Kami berkomitmen penuh agar tidak ada warga yang tertinggal dalam mendapatkan akses kesehatan selama masa program ini berlangsung," ujar Letkol Inf Rizal Dwijayanto, Minggu (26/04/2026).

Pembangunan infrastruktur yang menjadi sasaran fisik TMMD ke-128 diharapkan mampu memacu pertumbuhan ekonomi lokal dan memperbaiki akses mobilitas warga. Proyek ini diproyeksikan memberikan dampak signifikan bagi peningkatan taraf hidup masyarakat Desa Banyuasih dan wilayah sekitarnya.

​Kodim 0621/Kabupaten Bogor memastikan seluruh rangkaian kegiatan akan dilaksanakan secara profesional dan berkelanjutan hingga target pembangunan tercapai sesuai jadwal. Sinergi lintas sektoral yang terbangun dalam program ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi percepatan pembangunan daerah di wilayah Kabupaten Bogor.

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan program terpadu lintas sektoral yang melibatkan TNI, Kementerian/Lembaga Pemerintah Non-Kementerian, Pemerintah Daerah, serta seluruh komponen masyarakat sebagai upaya akselerasi pembangunan daerah guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.[]

Sumber:

Pendim 0621 kab Bogor 

Humas Fwji Bogor Raya

Tiga Pilar Tambora Gelar Patroli Cipkon, Koramil 02/TB Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Tiga Pilar Tambora Gelar Patroli Cipkon, Koramil 02/TB Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Sinergitas tiga pilar kembali ditunjukkan dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Koramil 02/Tambora bersama Polsek Tambora dan unsur pemerintah Kecamatan menggelar Apel dan Patroli Cipta Kondisi (Cipkon) dalam rangka mengantisipasi gangguan kamtibmas, Sabtu malam (25/4/2026).

Kegiatan diawali dengan apel di Halaman Kantor Kelurahan Duri Selatan, Jalan Duri Selatan VIII, yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat, S.T.K., S.I.K.. Koramil 02/TB turut berperan aktif dalam kegiatan ini yang diwakili oleh Serma Nurhasan, bersama unsur tiga pilar lainnya.

Apel tersebut juga dihadiri oleh Wakil Camat Tambora Chairudin, Lurah Duri Selatan H. Tariswan, serta tokoh masyarakat setempat, yang menunjukkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keamanan wilayah.

Sebanyak 63 personel gabungan dikerahkan dalam patroli ini, yang terdiri dari unsur Polri, TNI (Koramil 02/TB), Satpol PP, Damkar, FKDM, LMK, Linmas, hingga Citra Bhayangkara.

Patroli Menyasar Titik Rawan

Patroli Cipkon dipimpin oleh Kanit Narkoba Ipda Luky, dengan rute menyasar sejumlah titik rawan di wilayah Tambora, di antaranya kawasan Duri Selatan, Jalan KH Moh. Mansyur, Jalan Tambora, Jalan Pejagalan Raya, hingga wilayah Tubagus Angke.

Kehadiran aparat gabungan ini bertujuan untuk mencegah potensi gangguan keamanan seperti tawuran, kriminalitas jalanan, serta gangguan ketertiban lainnya, khususnya pada malam akhir pekan.

Peran Aktif Koramil 02/TB

Keterlibatan Koramil 02/TB dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI AD dalam mendukung upaya pemerintah dan kepolisian dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.

Melalui patroli gabungan ini, Koramil 02/TB tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan wilayah, tetapi juga memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas lingkungan.

Situasi Aman dan Kondusif

Selama pelaksanaan patroli, situasi wilayah terpantau aman dan kondusif, tanpa adanya kejadian menonjol.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan rasa aman masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menjaga keamanan wilayah Tambora.

(Pendim 0503/JB) 

Patroli Malam Koramil 02/TB Jaga Stabilitas Wilayah, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar

Patroli Malam Koramil 02/TB Jaga Stabilitas Wilayah, Antisipasi Tawuran dan Balap Liar

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, jajaran Koramil 02/Tambora Kodim 0503/JB kembali melaksanakan patroli malam dalam rangka mengantisipasi potensi tawuran warga dan balap liar, Sabtu malam (25/4/2026).

Patroli dipimpin oleh Sertu Candra G dengan melibatkan kekuatan gabungan sebanyak 3 personel yang terdiri dari unsur Babinsa, Wanra, dan Mitra Jaya. Kegiatan berlangsung mulai pukul 22.00 WIB hingga 23.00 WIB dengan menyisir sejumlah titik rawan di wilayah Tambora.

Rute patroli dimulai dari Koramil 02/TB, melintasi Jalan Kopi, Jalan Pejagalan Raya, hingga Jalan Perniagaan Barat. Tim kemudian melanjutkan pemantauan ke sejumlah titik strategis, di antaranya Pasar Pagi Roa Malaka, kawasan Pasar Perniagaan, Pasar Jembatan Lima, Gereja Sidang Jemaat, hingga lingkungan SMKN 9 Jakarta.

Patroli dilakukan secara mobile menggunakan kendaraan roda dua, sekaligus memantau aktivitas masyarakat di malam hari guna mencegah potensi gangguan kamtibmas.

Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa situasi wilayah terpantau aman dan kondusif, tanpa adanya kejadian menonjol selama patroli berlangsung.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Koramil 02/TB dalam menjaga stabilitas wilayah serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada malam hari yang rawan terhadap gangguan keamanan.

Melalui patroli rutin, Koramil 02/TB juga terus memperkuat sinergi dengan unsur masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang tertib, aman, dan kondusif di wilayah Tambora.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Monitoring Harga Sembako, Pastikan Ketersediaan Aman di Wilayah Tambora

Koramil 02/TB Monitoring Harga Sembako, Pastikan Ketersediaan Aman di Wilayah Tambora

Jakarta Barat, infoDKJ.com | Sinergi antar unsur kewilayahan kembali ditunjukkan melalui kegiatan Kerja Bakti Kebersihan, Keindahan, dan Ketertiban (K3) di wilayah RW 03 Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Minggu (26/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Kecamatan Tambora MeydiawatiLurah Pekojan Sulistiowati, Kasi Ekbang Sharon, Korlap PPSU Hariyanto, unsur Satpol PP, Ketua RW 03 Suryadi beserta jajaran pengurus, PPSU, LMK 03, serta FKDM.

Aksi bersih-bersih ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga lingkungan tetap tertata, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. Tidak hanya fokus pada kegiatan fisik, kegiatan K3 juga menjadi momentum memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan di tingkat wilayah.

Usai kegiatan, Sekcam Tambora bersama Lurah Pekojan dan pengurus RW 03 melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik wilayah, guna memastikan kondisi lingkungan serta mengidentifikasi potensi permasalahan yang perlu segera ditangani.

Dorong Peran Aktif Masyarakat

Sekretaris Kecamatan Tambora, Meydiawati, menegaskan bahwa kegiatan K3 bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari gerakan bersama dalam membangun kesadaran masyarakat.

“K3 ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga seluruh elemen masyarakat. Dengan kolaborasi seperti ini, kita bisa menjaga lingkungan tetap bersih dan tertib,” ujarnya.

Perkuat Koordinasi Wilayah

Lurah Pekojan, Sulistiowati, menyampaikan bahwa keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan ini menjadi kekuatan utama dalam menjaga kondusifitas wilayah.

“Kegiatan K3 ini menjadi sarana memperkuat koordinasi lintas sektor. Harapannya, sinergi ini terus terjaga untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik,” ungkapnya.

RW Siap Jaga Kebersihan Lingkungan

Sementara itu, Ketua RW 03, Suryadi, menyatakan komitmen warganya dalam mendukung program kebersihan dan penataan lingkungan.

“Kami bersama warga siap menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Dengan dukungan dari pemerintah dan semua pihak, kami optimis wilayah RW 03 semakin tertata,” katanya.

Melalui kegiatan K3 ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan semakin meningkat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan warga dalam menciptakan wilayah yang aman, nyaman, dan sehat. (Dan) 

Sinergi TNI-Pemkab Bogor Akselerasi Pembangunan di Cigudeg

Sinergi TNI-Pemkab Bogor Akselerasi Pembangunan di Cigudeg

KABUPATEN BOGOR, penaxpose.comSinergi lintas sektoral antara TNI Angkatan Darat dan Pemerintah Kabupaten Bogor kembali diperkuat melalui peluncuran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026. Upacara pembukaan yang berlangsung khidmat pada Rabu (22/04/2026) di Lapangan Panunggangan, Desa Banyuasih, Kecamatan Cigudeg, menjadi momentum strategis percepatan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan sosial di wilayah perdesaan.

​Mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa", program ini dirancang sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui kolaborasi intensif antara TNI, pemerintah daerah, dan warga setempat.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Bogor selaku Inspektur Upacara  Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kabupaten Bogor, Zaenal Ashari, S.Sos., M.M. menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan di wilayah Kabupaten Bogor bertumpu pada semangat gotong royong seluruh elemen bangsa.

​"Pembangunan adalah tanggung jawab kolektif. TMMD ke-128 ini merupakan penegasan komitmen kita bahwa pembangunan harus dimulai dari desa. Melalui kolaborasi solid antara TNI dan masyarakat, kita optimis target pembangunan ini akan membawa dampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan warga, khususnya di Kecamatan Cigudeg," ujar Zainal Azsari dalam amanatnya.

​Senada dengan hal tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 0621/Kabupaten Bogor, Letkol Inf Rizal Dwijayanto, S.E., M.I.P., menyatakan bahwa kehadiran TNI dalam program ini melampaui sekadar pembangunan fisik.

​"TMMD ke-128 adalah wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat sebagai solusi atas tantangan pembangunan perdesaan. Fokus kami komprehensif, mulai dari akses infrastruktur dasar, akses air bersih, hingga penguatan ekonomi melalui ketahanan pangan. Harapan kami, hasil program ini menjadi fondasi berkelanjutan bagi kemandirian warga Cigudeg," tegas Letkol Inf Rizal.

​Cakupan Strategis TMMD ke-128 Program yang berlangsung selama satu bulan penuh (22 April – 20 Mei 2026) ini menyasar dua desa prioritas, yakni Desa Tegalega dan Desa Banyuasih, dengan rincian sebagai berikut:

​- Pembangunan Infrastruktur: Peningkatan kualitas jalan sepanjang 5.200 meter, renovasi 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), pembangunan 5 unit MCK, rehabilitasi 2 unit mushola, serta instalasi 5 titik sarana air bersih.

​- Ketahanan Pangan: Pemanfaatan lahan seluas 1 hektar di Desa Tegalega sebagai sentra budidaya jagung untuk mendukung kemandirian pangan lokal.

​- Pemberdayaan Non-Fisik: Pelayanan kesehatan gratis, donor darah, pasar murah, pelatihan pengembangan UMKM, serta penguatan posyandu dan imunisasi.

​Upacara pembukaan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Bogor, perwakilan Korem 061/SK, serta para tokoh masyarakat setempat. Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Bogor dan TNI dalam mewujudkan percepatan pembangunan yang inklusif dan merata.

​Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan apresiasi tinggi kepada Kodim 0621/Kabupaten Bogor atas dedikasi dalam program ini. Masyarakat pun diimbau untuk berpartisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan, serta berkomitmen menjaga hasil pembangunan agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang, selaras dengan prinsip Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).[]


Sumber :
Pendim 0621/Kab Bogor
Humas Fwji Korwil Bogor Raya