Koramil 02/Tambora Perkuat Sinergi Pengamanan Malam Takbiran di Kalijodo

Koramil 02/Tambora Perkuat Sinergi Pengamanan Malam Takbiran di Kalijodo

Kodam Jaya, Jakarta Barat Koramil 02/Tambora menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah dengan turut ambil bagian dalam Apel Pengamanan Malam Takbiran Muhammadiyah Tahun 1774 Hijriah, yang digelar di RPTRA Kalijodo, Jalan Pangeran Tubagus Angke, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Jumat (20/3/2026) sore.

Kegiatan apel yang dipimpin Kapolsek Tambora, AKP Wahyu Hidayat, S.T.K., S.I.K., ini menjadi wujud nyata sinergitas antara TNI, Polri, dan unsur pemerintah serta masyarakat dalam mengamankan momentum malam takbiran.

Koramil 02/Tambora menurunkan sebanyak 25 personel yang dipimpin oleh perwakilan Danramil, Serka Edi Saragi. Kehadiran personel TNI ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan pengamanan di wilayah Tambora.

Apel juga dihadiri sejumlah pejabat lintas sektoral, di antaranya Wakapolsek Tambora AKP Sudargo, Wakil Camat Tambora Holil, jajaran lurah se-Kecamatan Tambora, serta perwakilan dari Damkar, Satpol PP, Dishub, Pramuka, dan unsur masyarakat lainnya.

Sebanyak puluhan personel gabungan dikerahkan dalam kegiatan ini, terdiri dari Polsek Tambora, Koramil 02/Tambora, Damkar, Satpol PP, Dishub, Pramuka, Citra Bhayangkara, serta Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM).

Kehadiran Koramil 02/Tambora dalam apel ini menegaskan peran aktif TNI dalam mendukung pengamanan wilayah, khususnya dalam momentum keagamaan yang berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat.

Usai pelaksanaan apel, seluruh personel langsung menempati ploting wilayah masing-masing guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama malam takbiran berlangsung.

Dengan sinergi yang solid antara TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan pelaksanaan malam takbiran Muhammadiyah di wilayah Tambora dapat berjalan dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan.

(Pendim 0503/JB) 

Amankan Malam Kemenangan, Kodim 0503/JB Bersama Forkopimko Jakarta Barat Gelar Apel Pasukan Takbiran Idul Fitri 1447 H

Amankan Malam Kemenangan, Kodim 0503/JB Bersama Forkopimko Jakarta Barat Gelar Apel Pasukan Takbiran Idul Fitri 1447 H

Kodam Jaya, Jakarta Barat — Dalam rangka menjamin keamanan dan kekhusyukan masyarakat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat bersama jajaran TNI-Polri menggelar apel gelar pasukan malam takbiran, Jumat (20/3/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Jalan Kembangan Raya, dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wali Kota Jakarta Barat Hj. Iin Mutmainnah, S.Sos., M.Si., serta Dandim 0503/JB Kolonel Kav Sigit Dharma Wiryawan, S.I.P.

Sinergi 689 Personel Gabungan

Apel ini melibatkan sedikitnya 689 personel gabungan yang terdiri dari unsur Kodim 0503/JB, Polres Metro Jakarta Barat, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), BPBD, hingga unsur masyarakat seperti Pramuka, FKDM, dan organisasi kemasyarakatan.

Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Idul Fitri. Berdasarkan data, sekitar 75,7 persen warga Jakarta Barat akan melaksanakan Salat Idul Fitri di 174 titik lokasi.

“Momen malam takbir dan Idul Fitri memiliki nilai religius yang tinggi, namun juga berpotensi menimbulkan kerawanan seperti kemacetan, kerumunan, hingga gangguan kamtibmas. Kami telah menyiapkan tujuh pos pengamanan dan satu pos terpadu di Terminal Kalideres yang beroperasi selama 24 jam,” ujar Kombes Pol Twedi.

Pemantauan Arus Mudik dan Wisata

Kapolres juga memaparkan data mobilisasi masyarakat hingga H-7 Lebaran. Terminal Kalideres tercatat melayani sekitar 14.000 penumpang, sementara Stasiun Jakarta Kota mencatat 64.155 penumpang tiba dan 45.059 penumpang berangkat.

Di sektor pariwisata, kawasan Kota Tua juga menjadi perhatian dengan jumlah kunjungan mencapai lebih dari 11.000 wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Secara keseluruhan, sebanyak 1.353 personel disiagakan untuk mengamankan 218 objek vital, mulai dari tempat ibadah, terminal, hingga pusat perbelanjaan di wilayah Jakarta Barat.

Prosesi Simbolis dan Monitoring Wilayah

Usai apel yang berakhir sekitar pukul 18.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama serta rapat koordinasi daring bersama Mabes Polri. Sebagai simbol dimulainya malam takbiran, jajaran Forkopimko juga melaksanakan prosesi tabuh beduk di Gedung Wali Kota.

Untuk memastikan situasi tetap kondusif di seluruh wilayah, dilakukan pembagian tugas monitoring sebagai berikut:

  • Wali Kota: wilayah Grogol Petamburan dan Palmerah
  • Wakil Wali Kota: wilayah Cengkareng dan Kalideres
  • Sekretaris Kota: wilayah Kembangan dan Kebon Jeruk
  • Asisten Ekbang: wilayah Tambora dan Tamansari

Kapolres mengimbau masyarakat agar merayakan malam takbiran secara bijak, menghindari konvoi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, serta tetap mengedepankan keselamatan.

“Pastikan setiap lokasi dalam kondisi aman sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman,” pungkasnya.

(Sumber: Pendim 0503/Jakarta Barat)

Koramil 02/Tambora Bersama Tiga Pilar Gelar Apel Pengamanan Malam Takbir, Wujudkan Situasi Aman dan Kondusif

Koramil 02/Tambora Bersama Tiga Pilar Gelar Apel Pengamanan Malam Takbir, Wujudkan Situasi Aman dan Kondusif


Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka memastikan keamanan dan ketertiban pelaksanaan malam takbir Muhammadiyah Tahun 1447 Hijriah, Koramil 02/Tambora jajaran Kodim 0503/Jakarta Barat bersama unsur Tiga Pilar dan komponen pendukung melaksanakan apel pengamanan di wilayah Kecamatan Tambora.

Kegiatan apel yang dilaksanakan pada Kamis sore (19/3/2026) di Mapolsek Tambora, Jalan Pangeran TB Angke, Kelurahan Angke, dipimpin langsung oleh Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat, S.Tk., S.IK.

Apel pengamanan ini diikuti oleh gabungan personel dari berbagai unsur, antara lain:

  • Polsek Tambora sebanyak 20 personel
  • Koramil 02/Tambora sebanyak 15 personel
  • Satpol PP sebanyak 10 personel
  • Pemadam Kebakaran sebanyak 5 personel
  • Dinas Perhubungan sebanyak 4 personel

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Danramil 02/Tambora Mayor CKE Wahidin, Wakapolsek Tambora AKP Sudargo, Camat Tambora Pangestu Aji, serta para pejabat dari instansi terkait lainnya.

Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya dalam momentum malam takbir, guna mencegah potensi gangguan kamtibmas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Danramil 02/Tambora menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap aparat kewilayahan dalam menciptakan situasi yang kondusif.

“Sinergitas TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya pada momentum kegiatan masyarakat seperti malam takbir,” ujarnya.

Usai pelaksanaan apel, seluruh personel gabungan langsung menempati ploting wilayah masing-masing guna melaksanakan pengamanan secara maksimal.

Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan suasana malam takbir yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat di wilayah Tambora.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/Tambora Bersama Komponen Pendukung Gelar Patroli Malam, Cegah Tawuran dan Balap Liar

Koramil 02/Tambora Bersama Komponen Pendukung Gelar Patroli Malam, Cegah Tawuran dan Balap Liar

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, Koramil 02/Tambora jajaran Kodim 0503/Jakarta Barat bersama komponen pendukung melaksanakan patroli malam dalam rangka mengantisipasi potensi tawuran warga dan balapan liar di wilayah binaan.

Kegiatan patroli yang dipimpin oleh Sertu Tri Nurhadi ini dilaksanakan pada Rabu malam (18/3) mulai pukul 22.00 WIB hingga 00.00 WIB, dengan melibatkan unsur Babinsa, Wanra, serta mitra wilayah.

Patroli menyasar sejumlah titik rawan di wilayah Tambora, di antaranya Jalan Kopi, Jalan Tiang Bendera V, Jalan Bandengan Selatan, Jalan Pekojan Raya, Jalan Pengukiran, hingga kawasan Gedong Panjang. Selain itu, personel juga melakukan pengecekan di beberapa pos wilayah seperti Pos Koramil, Pos RW 002 dan RW 003, serta titik rawan lainnya.

Dengan menggunakan kendaraan roda dua dan perlengkapan pendukung seperti tongkat pengamanan, patroli dilaksanakan secara mobile dan dialogis guna menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, aparat juga memberikan imbauan kepada warga, khususnya para remaja, agar tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun balap liar yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Danramil 02/Tambora melalui petugas di lapangan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI dan komponen masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah.

“Patroli ini dilaksanakan secara rutin sebagai langkah preventif guna mencegah potensi gangguan keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ungkapnya.

Hingga kegiatan berakhir, situasi wilayah terpantau aman dan kondusif, serta tidak ditemukan adanya kejadian menonjol.

Kegiatan ini mendapat dukungan positif dari masyarakat yang berharap patroli serupa terus dilakukan guna menjaga keamanan lingkungan secara berkelanjutan.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Bersama Komponen Pendukung Monitoring Harga Sembako, Pastikan Stok Aman di Wilayah

Koramil 02/TB Kodim 0503/JB Bersama Komponen Pendukung Monitoring Harga Sembako, Pastikan Stok Aman di Wilayah

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah, Koramil jajaran Kodim 0503/Jakarta Barat bersama komponen pendukung melaksanakan kegiatan monitoring harga sembako di wilayah binaan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (19/3/3/2026) ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman serta harga di pasaran relatif stabil, khususnya menjelang kebutuhan masyarakat yang meningkat.

Dari hasil pemantauan di lapangan, diperoleh data harga sejumlah komoditas penting seperti beras, gula, minyak goreng, daging, hingga kebutuhan dapur lainnya masih berada dalam batas wajar. Selain itu, stok bahan pokok di wilayah terpantau aman dan tersedia dalam kondisi normal.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Koramil bersinergi dengan berbagai unsur, antara lain:

  • Komponen pendukung
  • Aparatur wilayah
  • Pelaku usaha dan pedagang
  • Masyarakat setempat

Selain melakukan pendataan harga, personel di lapangan juga memberikan imbauan kepada para pedagang agar tetap menjaga stabilitas harga serta tidak melakukan penimbunan barang.

Danramil setempat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Melalui monitoring ini, kami ingin memastikan masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan bahan pokok serta menjaga kestabilan harga di wilayah,” ujarnya.

Kegiatan berjalan dengan tertib dan mendapat respons positif dari para pedagang maupun masyarakat yang merasa terbantu dengan kehadiran aparat dalam menjaga kondisi pasar tetap kondusif.

Secara umum, ketersediaan bahan pokok di wilayah Kodim 0503/JB dalam kondisi aman dan terkendali, serta harga relatif stabil.

(Pendim 0503/JB) 

Koramil 02/TB Bersama Tiga Pilar dan Komponen Pendukung Tangani Darurat Sampah di Tambora

Koramil 02/TB Bersama Tiga Pilar dan Komponen Pendukung Tangani Darurat Sampah di Tambora

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menindaklanjuti perintah Danrem 052/Wijayakrama terkait penanganan darurat sampah, Koramil jajaran Kodim 0503/Jakarta Barat bersama Tiga Pilar dan komponen pendukung melaksanakan kegiatan pembersihan dan penanganan sampah di wilayah Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Tambora. Kamis (19/3/2026). 

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis pagi ini dipusatkan di Jalan Kalianyar IX RT 011 RW 01, dengan melibatkan personel TNI, unsur pemerintah, serta partisipasi aktif masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut, aparat Koramil bersama unsur Tiga Pilar dan Dinas Lingkungan Hidup tidak hanya melakukan pembersihan lingkungan, tetapi juga memberikan edukasi kepada warga terkait pentingnya pengelolaan sampah secara bijak.

Adapun bentuk kegiatan yang dilaksanakan meliputi:

  • Menghimbau masyarakat agar membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
  • Mengedukasi warga untuk memilah sampah organik dan anorganik guna mendukung program daur ulang dan peningkatan nilai ekonomi sampah.

Kegiatan ini melibatkan sinergitas antara:

  • Personel Kodim 0503/JB
  • Komponen pendukung
  • Warga masyarakat
  • Dinas Lingkungan Hidup

Dengan menggunakan peralatan seperti truk sampah, sekop, pengki, dan sapu, kegiatan berjalan dengan tertib dan penuh semangat gotong royong.

Danramil setempat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan wilayah.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menumbuhkan budaya hidup bersih dan memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam mengatasi permasalahan sampah,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat yang turut berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

(Pendim 0503/JB) 

RANGER Deklarasikan Dukungan, Pramono Anung Didorong Maju di Pilpres 2029

RANGER Deklarasikan Dukungan, Pramono Anung Didorong Maju di Pilpres 2029

JAKARTA, penaXpose.comMomentum Ramadan dimanfaatkan Relawan Antar Generasi (RANGER) bukan sekadar untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga sebagai panggung konsolidasi politik menuju Pemilihan Presiden 2029. Dalam acara buka puasa bersama yang digelar di kawasan Kemanggisan, Jakarta Barat, Minggu (16/3/2026), organisasi relawan ini secara terbuka menyatakan dukungan terhadap Pramono Anung untuk maju sebagai calon presiden.

Kegiatan yang dihadiri lintas generasi tersebut berkembang dari agenda sosial menjadi forum strategis yang membahas arah kepemimpinan nasional ke depan. Ketua Umum RANGER, Iswadi, menyebut dukungan itu bukan sekadar wacana, melainkan hasil penilaian atas rekam jejak dan kapasitas kepemimpinan.

“Ini bukan dorongan emosional, tetapi berbasis pada pengalaman dan kemampuan yang sudah teruji. Pramono Anung merupakan figur yang bekerja efektif, meski tidak selalu tampil di permukaan,” ujar Iswadi dalam keterangannya.

Ia menilai Indonesia membutuhkan sosok pemimpin dengan kombinasi pengalaman birokrasi, kemampuan komunikasi politik, serta kapasitas menjaga stabilitas nasional. Dalam konteks tersebut, Pramono dinilai memenuhi kriteria sebagai figur yang mampu menjembatani kesinambungan pemerintahan sekaligus merespons tantangan baru.

Tak berhenti pada pernyataan dukungan, RANGER juga mengumumkan sikap politik organisasi secara terbuka. Dalam deklarasinya, mereka meminta kesediaan Pramono Anung untuk maju di Pilpres 2029, sekaligus menegaskan komitmen melakukan konsolidasi jaringan hingga tingkat daerah guna mengawal pemenangan.

Iswadi menegaskan, langkah tersebut merupakan komitmen moral dan politik organisasi yang akan ditindaklanjuti melalui kerja-kerja konkret di lapangan.

“Kami tidak berhenti pada deklarasi. Konsolidasi akan diperluas, jaringan diperkuat, dan kerja pemenangan akan dilakukan secara sistematis,” tegasnya.

RANGER sendiri bukan pemain baru dalam lanskap relawan. Sejak berdiri pada 2020, organisasi ini aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, dengan jaringan yang telah berkembang di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta, Cirebon, serta Sukabumi.

Penguatan basis sosial tersebut kini menjadi fondasi bagi RANGER untuk masuk ke arena yang lebih strategis, yakni pembentukan arah dukungan politik nasional. Bukber yang awalnya bersifat informal pun menjelma menjadi titik awal artikulasi sikap politik berbasis komunitas.

Munculnya dukungan dari kelompok relawan seperti RANGER dinilai menjadi sinyal awal menguatnya dinamika menuju 2029. Nama Pramono Anung pun diperkirakan akan semakin masuk dalam radar percaturan politik nasional, terutama sebagai representasi figur berpengalaman yang dinilai mampu mengelola kompleksitas pemerintahan.

Di tengah cairnya peta politik pasca-2024, konsolidasi berbasis komunitas seperti ini menunjukkan bahwa pertarungan menuju 2029 mulai bergerak dari level akar rumput—mencari figur yang tidak hanya populer, tetapi juga dinilai memiliki kapasitas teknokratis dan stabilitas kepemimpinan. (Agam)