Patroli Malam Rutin, Komitmen Koramil 02/TB Jaga Konduktivitas Wilayah

Patroli Malam Rutin, Komitmen Koramil 02/TB Jaga Konduktivitas Wilayah

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan wilayah, Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat melaksanakan patroli malam guna mengantisipasi potensi tawuran dan balap liar di wilayah binaannya, Minggu malam (03/05/2026).

Patroli dipimpin oleh Serka Sadikin YP dengan kekuatan tiga personel yang terdiri dari satu Babinsa dan dua anggota Wanra. Kegiatan dimulai pukul 22.00 WIB dengan menyisir sejumlah titik rawan di wilayah Tambora.

Rute patroli meliputi sejumlah ruas jalan strategis, di antaranya Jl. Kopi, Jl. Tiang Bendera III, Jl. Telpon Kota, hingga kawasan padat aktivitas masyarakat seperti Ruko Roa Malaka, Pasar Pekojan, Gereja GKI Tambora, SMAN 19 Jakarta, serta Vihara Dharma Paramita.

Pada setiap titik pengecekan, personel patroli melakukan pemantauan situasi sekaligus memastikan tidak adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain patroli mobile menggunakan kendaraan roda dua, personel juga melakukan pemantauan langsung di lokasi-lokasi yang dianggap rawan, guna memberikan rasa aman bagi masyarakat serta mencegah terjadinya aksi kriminalitas.

Danramil 02/Tambora menyampaikan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif yang rutin dilakukan sebagai bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat.

“Patroli malam ini kami laksanakan untuk memastikan wilayah tetap aman dan kondusif, khususnya dalam mengantisipasi tawuran remaja dan balap liar yang sering terjadi pada malam hari,” ujarnya.

Selama pelaksanaan patroli yang berlangsung hingga pukul 23.00 WIB, situasi di seluruh wilayah terpantau aman dan kondusif, serta tidak ditemukan adanya kejadian menonjol.

Kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen Koramil 02/Tambora dalam menjaga keamanan wilayah serta memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang tertib dan nyaman.

Dengan adanya patroli rutin ini, diharapkan potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalisir, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

(Pendim 0503/JB) 

Babinsa Koramil 02/Tambora Aktifkan Siskamling, Perkuat Keamanan Malam di Roa Malaka

Babinsa Koramil 02/Tambora Aktifkan Siskamling, Perkuat Keamanan Malam di Roa Malaka

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, Babinsa Kelurahan Roa Malaka Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat, Pelda Doddy, melaksanakan kegiatan Siskamling (Sistem Keamanan Lingkungan) dan Pengamanan Swakarsa bersama unsur Tiga Pilar di Posko Kelurahan Roa Malaka, Minggu malam (03/05/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 22.00 WIB tersebut berlangsung di Posko Tiga Pilar, Kantor Kelurahan Roa Malaka, Jl. Tiang Bendera V No. 36 RT 04 RW 03, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Dalam pelaksanaannya, Babinsa bersinergi dengan Satpol PP, Pamdal, Satlinmas, dan PPSU untuk meningkatkan kewaspadaan lingkungan, khususnya pada jam-jam rawan di malam hari.

Pelda Doddy menekankan pentingnya kesiapsiagaan petugas jaga dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Ia juga mengingatkan agar seluruh petugas memperketat pengawasan terhadap aktivitas keluar masuk di sekitar kantor kelurahan dan lingkungan warga.

Selain itu, patroli rutin dilakukan secara berkala dengan sistem berpasangan (body system) guna meningkatkan efektivitas pengamanan sekaligus meminimalisir risiko di lapangan.

Babinsa juga mengimbau agar seluruh petugas melengkapi diri dengan sarana pendukung seperti tongkat, alat komunikasi (HT/HP), serta peralatan lainnya yang diperlukan dalam kegiatan siskamling.

“Apabila ditemukan hal-hal mencurigakan atau kejadian menonjol, segera laporkan kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, maupun pengurus wilayah agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat,” tegasnya.

Tidak hanya itu, faktor keselamatan dan kesehatan personel juga menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan tugas. Babinsa mengingatkan agar seluruh petugas tetap menjaga kondisi fisik agar dapat menjalankan tugas secara optimal.

Kegiatan siskamling ini berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh tanggung jawab. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi wujud nyata komitmen TNI dalam menciptakan rasa aman serta memperkuat sinergi dengan aparatur wilayah dan warga.

Melalui kegiatan ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kelurahan Roa Malaka tetap kondusif, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan lingkungan secara bersama-sama.

(Pendim 0503/JB) 

Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama

Peringati Hari Pers Sedunia, WPO dan FWJ Indonesia Tegaskan Komitmen Bersama

BOGOR, penaxpose.com| Menyambut Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026 yang jatuh setiap tanggal 3 Mei, Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia bersama World Peace Organization (WPO) berkolaborasi menghelat agenda internasional tersebut dengan mengangkat tema "Peace is Action, Peace is a Must", 2-3 Mei 2026 di Cisarua, Bogor.

Dalam sambutannya Presiden WPO Dr. Bambang Herry Purnomo SH. MH, menegaskan bahwa WPO dan FWJ Indonesia berdiri di panggung yang sama bukanlah sebuah kebetulan, namun percaya bahwa perdamaian dan pers adalah dua sisi mata uang yang tak terpisahkan.

"FWJ Indonesia telah membuktikan bahwa jurnalis bukan hanya pencatat berita. Namun sebagai penjaga denyut nadi demokrasi Indonesia. Dan WPO bangga bisa berjalan bersama kalian di Hari Kebebasan Pers Sedunia ini," ujarnya.

"Artinya, damai bukan wacana. Damai adalah kerja. Dan kerja pertama perdamaian adalah menjaga kebenaran tetap hidup," tambahnya.

Dirinya juga menyinggung beberapa tantangan bersama yang harus dihadapi demi iklim pers yang lebih sehat seperti disinformasi yang lahir lebih cepat dari fakta di lapangan.

Selain itu, menurut Dr. Bambang, ancaman digital yang mengintai jurnalis di lapangan serta tekanan ekonomi yang menggoda independensi ruang redaksi masih menjadi pekerjaan rumah bersama.

Karena itulah Word Peace Organization yang memiliki anggota lebih dari 100 Negara dibelahan dunia bersama Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia menjawab hal tersebut dengan tiga komitmen bersama.

"Pertama, Press Freedom is Peace Freedom. Bersama FWJI, WPO berkomitmen mengadvokasi perlindungan jurnalis Indonesia dan dunia. Tidak boleh ada lagi wartawan dikriminalisasi karena beritanya," tegas Bambang.

"Yang kedua adalah Ethical Journalism is Peace Journalism. Kebebasan yang menjadi ruang kerja jurnalis harus sama-sama dijaga dengan mengedepankan marwah, pemberitaan akurat, berimbang, dan tidak memecah belah. Karena pena yang bebas harus juga bertanggung jawab," tambahnya.

"Dan yang ketiga, Solidarity for Truth. Kebersamaan dalam membela kebenaran, menyajikan fakta akurat berbasis data dan investigasi semata-mata untuk kebenaran," jelas Dr. Bambang.

Dari peringatan Hari Kebabasan Pers Sedunia ini, WPO dan FWJI mengingatkan Pemerintah/Negara manapun di dunia untuk tidak lagi adanya penyekatan serta ruang pelanggaran HAM terhadap jurnalis.

"Ingat! setiap berita jujur yang kalian tulis dari Indonesia adalah cermin untuk Dunia. Kalau Indonesia damai karena persnya sehat, Dunia ikut damai," tegasnya.

Lebih lanjut, Dr. Bambang menjelaskan bahwa WPO sendiri memiliki dua jalan menuju damai: jalan panjang dan jalan pendek.

"Sementara jalan panjang adalah konflik mahal dan berdarah. Jalan pendek adalah musyawarah, saling menghargai, hidup berdampingan. FWJ Indonesia dan WPO hari ini memilih jalan pendek. "Jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa WPO dan FWJI memiliki tujuan yang sama yakni Indonesua damai, Dunia damai. Kita semua Citizens of the Earth.

Pers Sehat, Pers Bermartabat

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum FWJ Indonesia, Mustofa Hadi Karya yang akrab disapa Opan mengingatkan bahwa di tengah tantangan era digital, perlu adanya dorongan untuk menciptakan ekosistem media Indonesia yang lebih sehat dan bermartabat.

Kehadiran ekosistem yang kolaboratif dan sinergis itu jelas menjadi sebuah keniscayaan. "Hal yang perlu juga diingat, kolaborasi ini tidak cukup hanya sebuah bentuk seremoni. Tapi harus diikuti dengan kolaborasi aksi menciptakan iklim pers yang sehat," tegas pria yang akrab disapa Opan ini.

Kepada insan pers, Opan berpesan bahwa pers yang sehat dan bermartabat memiliki ketajaman untuk menyoroti sudut-sudut gelap kekuasaan, mengungkap ketidakadilan yang tersembunyi, dan memastikan bahwa transparansi bukan sekadar jargon politik.

"Pers adalah mata yang bertugas melihat apa yang luput dari pandangan publik dan pers adalah telinga yang setia mendengar keresahan masyarakat. Pers harus mampu menangkap keresahan di akar rumput. Tanpa pers lanjut dia diibaratkan seperti mata yang buta dan telinga yang tuli.

Dalam peringatan Hari Pers Sedunia itu, hadir dewan pendiri, pembina dann penasehat, yakni Puguh Kribo, WS Laoli, Bambang Yudi Baskoro, segenap pengurus Pusat, pengurus Daerah, pengurus korwil Kota / Kabupaten serta para anggota keluarga besar FWJ Indonesia. 

Jurnalisme Harus Mampu jadi Jembatan

Sementara Wakil Presiden World Press Organization (WPO) Zona Eropa, Dr. Rabit Sadiku, secara resmi menyampaikan dukungan penuh dan ucapan selamat kepada Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia atas suksesnya penyelenggaraan peringatan Hari Pers Sedunia 2026.

Dalam sambutan resmi yang disampaikan secara virtual dari kantor pusat Zona Eropa, Dr. Sadiku menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi yang ditunjukkan FWJI dalam menjaga marwah dan kehormatan profesi jurnalis, baik di tingkat nasional maupun internasional. 

Ia juga menegaskan bahwa peran organisasi pers saat ini menjadi semakin krusial, terlebih di tengah arus tantangan penyebaran disinformasi yang terjadi secara global.

“Kebebasan bagi seorang jurnalis adalah keberanian untuk menyampaikan kebenaran, yang dikemas dalam informasi yang beretika dan mampu mendamaikan dunia,” tegasnya.

Ia juga menegaskan, di tahun 2026 ini jurnalisme harus mampu menjadi jembatan perdamaian antar bangsa. Informasi yang akurat dan disajikan dengan prinsip etika dipandang sebagai instrumen paling efektif untuk meredam potensi konflik serta menyatukan berbagai narasi demi terwujudnya kesejahteraan bersama.[]

Koramil 02/Tambora Monitoring Harga Sembako, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil

Koramil 02/Tambora Monitoring Harga Sembako, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kondisi perekonomian masyarakat melalui kegiatan monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah binaan, Minggu (03/05/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pengawasan terhadap stabilitas harga sembako, sekaligus menindaklanjuti arahan komando atas dalam menjaga ketahanan wilayah, khususnya di sektor kebutuhan pokok masyarakat.

Dari hasil pemantauan di lapangan, harga sejumlah komoditas utama terpantau relatif stabil, di antaranya beras medium Rp14.000/liter, gula pasir Rp19.000/kg, minyak goreng Rp18.000/liter, daging sapi Rp140.000/kg, daging ayam Rp50.000/kg, telur ayam Rp30.000/kg, bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp60.000/kg, gas elpiji 3 kg Rp20.000, garam Rp20.000/kg, serta cabai merah Rp85.000/kg.

Selain harga yang masih terkendali, ketersediaan bahan pokok di wilayah Tambora juga dilaporkan dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Danramil 02/Tambora menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan langkah preventif untuk memastikan tidak terjadi kelangkaan maupun lonjakan harga yang dapat merugikan masyarakat.

“Kami terus melakukan pemantauan secara rutin guna memastikan stok sembako aman dan harga tetap stabil. Ini merupakan bentuk kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam menjaga ketahanan wilayah dan membantu kesulitan rakyat,” ujarnya.

Koramil 02/Tambora juga berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengantisipasi potensi gangguan distribusi serta menjaga stabilitas pasokan bahan pokok di wilayah.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih tenang karena kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang relatif terjangkau.

(Pendim 0503/JB) 

Wujud Peduli TNI, Koramil 02/TB Bersama Warga Tangani Sampah

Wujud Peduli TNI, Koramil 02/TB Bersama Warga Tangani Sampah

Kodam Jaya, Jakarta Barat – Koramil 02/Tambora Kodim 0503/Jakarta Barat bersama unsur Tiga Pilar terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan Satgas Sampah di wilayah Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Minggu (03/05/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.40 WIB tersebut dilaksanakan di Jl. KH. Moh. Mansyur, RT 011 RW 01, dengan melibatkan personel Koramil 02/TB, komponen pendukung, warga masyarakat, serta Dinas Lingkungan Hidup.

Dalam kegiatan tersebut, aparat bersama warga melakukan aksi nyata penanganan sampah sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat. Warga dihimbau untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan serta mulai membiasakan memilah sampah organik dan anorganik agar dapat didaur ulang atau memiliki nilai ekonomis.

Kehadiran Koramil 02/Tambora dalam kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap lingkungan sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Dengan menggunakan perlengkapan seperti truk sampah, sekop, pengki, dan sapu, kegiatan berjalan lancar dan penuh semangat gotong royong.

Danramil 02/Tambora menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut perintah Danrem 052/Wkr dalam penanganan darurat sampah, sekaligus upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan dan mampu mengelola sampah dengan baik. Sinergi antara TNI, pemerintah, dan warga menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, di mana kehadiran aparat tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga aktif dalam membantu mengatasi permasalahan sosial di tengah masyarakat.

Dengan adanya kegiatan Satgas Sampah ini, diharapkan wilayah Jembatan Lima semakin bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.

(Pendim 0503/JB) 

Gotong Royong TMMD ke-128 Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Percepat Infrastruktur Desa Banyuasih

Gotong Royong TMMD ke-128 Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Percepat Infrastruktur Desa Banyuasih

BOGOR, penaxpose.com  – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan oleh Kodim 0621/Kabupaten Bogor terus menunjukkan progres yang signifikan. Memasuki hari ke-12 pengerjaan, pembangunan badan jalan di Kampung Panunggangan, RT 001/RW 003, Desa Banyuasih, Kecamatan Cigudeg, telah mencapai 4,9 kilometer dari target total 5,2 kilometer.

Pembangunan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sebanyak 25 personel gabungan Satgas TMMD bersama warga setempat bergotong royong melakukan perapihan dan pembentukan badan jalan. Semangat kolaborasi ini menjadi kunci utama dalam memastikan target pembangunan fisik tercapai tepat waktu dan sesuai spesifikasi.

Dandim 0621/Kabupaten Bogor, Letkol Inf Rizal Dwijayanto, S.E., M.I.P., memberikan apresiasi atas dedikasi personel dan antusiasme masyarakat di lapangan.

“Pencapaian progres 4,9 kilometer ini bukan sekadar angka, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga bersama personel Satgas di Desa Banyuasih menjadi modal utama dalam menyukseskan TMMD ini. Kami berkomitmen menyelesaikan sisa pekerjaan dengan kualitas terbaik agar jalan ini segera dimanfaatkan untuk meningkatkan mobilitas, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dandim, Minggu (03/05/2026).

Pembangunan badan jalan ini diprioritaskan sebagai akses vital bagi warga Kampung Panunggangan. Dengan tersedianya infrastruktur yang memadai, diharapkan memberikan berbagai manfaat, antara lain:

  • Peningkatan ekonomi, melalui kemudahan distribusi hasil bumi dan akses ke pusat ekonomi
  • Akses pendidikan, mempercepat mobilitas siswa menuju sekolah
  • Layanan kesehatan, mempermudah warga menjangkau fasilitas kesehatan

Saat ini, tim di lapangan terus melakukan pengawasan untuk merampungkan sisa 0,3 kilometer pekerjaan. Kodim 0621/Kabupaten Bogor berkomitmen menjaga kualitas pembangunan agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Banyuasih.

Keberhasilan program ini diharapkan menjadi motivasi bagi wilayah lain dalam mengoptimalkan pembangunan desa melalui budaya gotong royong serta sinergi antara TNI dan masyarakat.

Sumber:
Pendim 0621 Kabupaten Bogor
Humas FWJI Bogor Raya

TMMD Ke-128 Wujudkan Kebutuhan Air Bersih Warga Banyu Asih

TMMD Ke-128 Wujudkan Kebutuhan Air Bersih Warga Banyu Asih

CIGUDEG, KABUPATEN BOGOR – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0621/Kabupaten Bogor berhasil merampungkan pembangunan sarana air bersih di Desa Banyu Asih, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Proyek ini merupakan komitmen nyata TNI dalam upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah perdesaan serta mendukung percepatan pembangunan infrastruktur daerah.

​Pembangunan fasilitas air bersih ini menjadi prioritas dalam rangkaian kegiatan TMMD ke-128, mengingat kondisi geografis dan keterbatasan akses air bersih yang kerap dialami masyarakat di Desa Banyu Asih, khususnya saat memasuki musim kemarau. Melalui pengerjaan yang melibatkan kolaborasi intensif antara personel TNI dan masyarakat setempat, sistem pipanisasi dan sumur bor kini telah beroperasi dan dapat dimanfaatkan secara langsung oleh warga.

​Komandan Satgas TMMD ke-128 Letkol Rizal Dwijayanto, S.E., M.I.P. menyatakan bahwa program ini merupakan pengejawantahan dari jati diri TNI sebagai tentara rakyat yang harus senantiasa hadir memberikan solusi atas kesulitan masyarakat.

​"Pembangunan sarana air bersih ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Kami berharap fasilitas ini dapat meningkatkan taraf kesehatan dan kualitas hidup warga Desa Banyu Asih. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur yang telah terbangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," ujar Dan Satgas TMMD Letkol Rizal Dwijayanto, di lokasi, Sabtu (2/5/2026).

​Warga Desa Banyu Asih menyambut antusias peresmian sarana air bersih tersebut. Selama ini, masyarakat harus menempuh jarak yang cukup jauh atau mengandalkan sumber air yang tidak memadai untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Dengan hadirnya bantuan dari program TMMD, efisiensi waktu dan peningkatan kualitas sanitasi kini dirasakan langsung oleh warga.

​Kegiatan ini diharapkan menjadi katalisator bagi sinergitas antara TNI, Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor, dan elemen masyarakat dalam memajukan desa, sehingga tercipta lingkungan yang mandiri, sehat, dan sejahtera.

​Satgas TMMD ke-128 Kodim 0621/Kabupaten Bogor terus berkomitmen untuk menuntaskan seluruh sasaran fisik dan non-fisik dalam program ini guna memberikan dampak maksimal bagi akselerasi pembangunan di wilayah Kabupaten Bogor.[]

Sumber Pendim 0621 kab Bogor