STIE MBI Gelar MBI Explora Fest, Cetak Wirausaha Muda Berkualitas

STIE MBI Gelar MBI Explora Fest, Cetak Wirausaha Muda Berkualitas

Jakarta, penaxpose.com | Sabtu, 22 Maret 2025

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Manajemen Bisnis Indonesia (STIE MBI) kembali menggelar MBI Explora Fest dengan tema "Sinergitas Mahasiswa serta UMKM untuk Membangun Kampus Berwirausaha Unggul dan Inovasi Bisnis Berkelanjutan". Acara ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mengembangkan kewirausahaan yang berdaya saing.

Dalam pelaksanaannya, STIE MBI menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, seperti instansi pemerintahan kecamatan, UMKM setempat, KNPI, kepala desa, serta karang taruna, guna memperkuat ekosistem bisnis yang lebih inovatif dan berkelanjutan.

Kolaborasi untuk Meningkatkan Wirausaha

Ketua pelaksana acara, Adinda, menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya MBI Explora Fest.

"Terima kasih kepada panitia, dosen, masyarakat, serta semua pihak yang telah mendukung acara ini. MBI Explora Fest bukan sekadar ajang jual beli, tetapi juga pengalaman dan pembelajaran baru bagi mahasiswa dan UMKM dalam mengembangkan bisnis yang lebih baik," ujar Adinda.

Sementara itu, Ketua STIE MBI, Dr. H. Teguh Prajitno, S.E., M.M., menekankan pentingnya peran dunia pendidikan dalam mendukung pertumbuhan UMKM menuju Indonesia Emas 2045.

"Pemerintah pusat menargetkan 70 persen perekonomian Indonesia ditopang oleh usaha menengah. Untuk mewujudkan hal itu, kampus dan jajarannya harus berkolaborasi guna mendorong UMKM naik kelas," paparnya saat diwawancarai.

Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk memanfaatkan ilmu yang diperoleh sebagai bekal masa depan. Pemerintah telah mencanangkan program kerja sama antara UMKM dan koperasi guna menggerakkan ekonomi kerakyatan serta mengatasi permasalahan finansial, seperti pinjaman online ilegal.

Akademisi dan Dunia Usaha Bersinergi

Dosen pembimbing, Yohan Nurdiansyah, S.E., M.M., menegaskan bahwa MBI Explora Fest merupakan bentuk nyata sinergi antara dunia akademik dan dunia usaha.

"Melalui acara ini, para pelaku usaha memiliki kesempatan untuk menampilkan kreativitas dan inovasi mereka. Mahasiswa juga dituntut untuk tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memahami dinamika dunia bisnis," jelasnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIE MBI, Widia Yunitawati, S.H., M.M., memberikan semangat kepada mahasiswa yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara ini.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang diintegrasikan dalam mata kuliah. Semoga acara ini sukses dan menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk lebih kreatif dan aktif dalam dunia bisnis," tuturnya.

Dengan terselenggaranya MBI Explora Fest 2025, STIE MBI berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus berinovasi dalam berwirausaha, sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM yang lebih kuat dan berdaya saing.

(MJ/Cawang)

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Grogol Gelar Hari Bermuhammadiyah di Perguruan Muhammadiyah Grogol

Pimpinan Cabang Muhammadiyah Grogol Gelar Hari Bermuhammadiyah di Perguruan Muhammadiyah Grogol

Jakarta Barat, penaXpose.com - Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Grogol menggelar acara Hari Bermuhammadiyah (HBM) pada Sabtu (8/4/2025) di Perguruan Muhammadiyah Grogol, Jalan Dr. Susilo 1, Grogol, Jakarta Barat. Acara ini bertujuan untuk mempererat ukhuwah serta memperkenalkan sekolah-sekolah di bawah naungan Perguruan Muhammadiyah Grogol, yakni SD Muhammadiyah 10, SMP Muhammadiyah 12, dan SMA Muhammadiyah 24.

Kehadiran Tokoh dan Pengisi Acara

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh Muhammadiyah, di antaranya:

• Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta, KH. Dr. Nurhadi Muhammad Sani, M.Ag, yang turut memberikan tausiah.

• Pimpinan Cabang Muhammadiyah Grogol, terdiri dari:
° Muhammad Arief Prasetyo, S.Kom (Ketua)
° Irfan Fachruddin, SE (Sekretaris)
° Achmad Fahri (MPKU)
° Sufahmi, S.Kom (Sekretaris Dikdasmen)

• Para kepala sekolah dari SD Muhammadiyah 10, SMP Muhammadiyah 12, dan SMA Muhammadiyah 24.

• Para dewan guru, siswa-siswi Perguruan Muhammadiyah Grogol, serta wali murid.

• Utusan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Jakarta Barat yang sekaligus beraudiensi dengan PCM Grogol.

Semangat Berkontribusi bagi Umat dan Bangsa

Ketua PCM Grogol, M. Arief Prasetyo, S.Kom, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya HBM ini. Ia menegaskan bahwa sebagai bagian dari Muhammadiyah, seluruh anggota memiliki tanggung jawab untuk terus mengembangkan dakwah Islam yang berkemajuan.

"Mari kita jadikan momentum Hari Bermuhammadiyah ini sebagai pemantik semangat untuk berkontribusi lebih bagi umat dan bangsa," ujarnya. 

Rangkaian Acara dan Kegiatan

Selain tausiah agama, acara ini juga diisi dengan berbagai kegiatan menarik, di antaranya:

• Hafalan Al-Qur'an oleh siswa-siswi.
• Pentas seni.
• Penampilan dari Hizbul Wathan dan Tapak Suci.
• Dongeng anak yang dibawakan oleh Kak Hendra dengan bonekanya.
• Bazaar dan penggalangan dana untuk pembangunan Musholla Al-Ikhsan.
• Penggalangan Dana untuk Musholla Al-Ikhsan

Ketua panitia HBM, Tukiman, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga sebagai ajang penggalangan dana untuk pembangunan Musholla Al-Ikhsan.

"Musholla ini nantinya tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan pembinaan karakter. Oleh karena itu, partisipasi dalam donasi ini bukan sekadar sumbangan materi, tetapi juga investasi akhirat yang pahalanya akan terus bergulir," ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia Pembangunan Musholla Al-Ikhsan, Ustadz Nana Juliana, S.Ag, menambahkan bahwa keberadaan musholla di lingkungan sekolah sangat penting dalam membina generasi yang madani.

"Musholla ini tidak hanya sebagai sarana ukhuwah Islamiyah, tetapi juga sebagai tempat pendidikan nonformal yang memberikan dampak positif bagi warga sekolah serta masyarakat sekitar," jelasnya.

Melalui acara ini, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Grogol berharap dapat terus memperkuat nilai-nilai keislaman serta meningkatkan peran Muhammadiyah dalam dunia pendidikan dan sosial.

Reporter: Sufahmi

Pengaruh Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Partisipasi Mahasiswa dalam Kegiatan Politik Kampus

Pengaruh Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Partisipasi Mahasiswa dalam Kegiatan Politik Kampus

Jakarta, penaXpose.com | Kamis, 23 Januari 2025

Penulis: Magdalena Murniwati Zebua (211011500097)
Mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM)

Pendidikan kewarganegaraan memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Di lingkungan kampus, pendidikan ini menjadi sarana inspirasi bagi mahasiswa untuk lebih aktif dalam kegiatan politik kampus, seperti pemilihan ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) atau Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), diskusi, seminar, hingga aksi advokasi yang membahas isu-isu sosial.

Makna dan Relevansi Pendidikan Kewarganegaraan

Pendidikan kewarganegaraan bertujuan membekali mahasiswa dengan pengetahuan tentang sistem politik, nilai-nilai demokrasi, dan hak asasi manusia. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, pendidikan ini dirancang untuk membentuk karakter mahasiswa agar menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan berdaya kritis.

Pada tingkat universitas, mata kuliah ini menjadi komponen penting dalam kurikulum wajib. Efektivitasnya bergantung pada metode pengajaran yang mampu menghubungkan teori dengan praktik nyata, seperti simulasi pemilu kampus atau forum diskusi kebijakan.

Faktor Pendukung Partisipasi Mahasiswa

1. Kurikulum yang Inovatif

Kurikulum pendidikan kewarganegaraan yang menyertakan pendekatan praktis dapat menarik minat mahasiswa terhadap isu-isu politik. Simulasi pemilu lintas jurusan, misalnya, memberikan pengalaman langsung tentang proses demokrasi.

2. Peran Aktif Pengajar

Dosen yang memotivasi dan menggunakan metode pembelajaran relevan dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya politik kampus. Penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang aktif berdiskusi tentang kebijakan publik di kelas lebih cenderung terlibat dalam organisasi kampus.

3. Budaya Demokrasi di Kampus

Lingkungan kampus yang mendukung demokrasi, seperti debat kandidat pemilihan ketua BEM secara terbuka, menjadi wadah pembelajaran politik yang efektif. Sebaliknya, kampus yang minim kegiatan politik menghasilkan mahasiswa yang kurang peduli terhadap partisipasi politik.

4. Kesadaran Mahasiswa

Pendidikan kewarganegaraan membangun kesadaran bahwa kegiatan politik kampus bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari proses belajar demokrasi. Mahasiswa yang aktif dalam organisasi kampus umumnya memiliki wawasan lebih luas tentang tata kelola organisasi dan nilai-nilai kepemimpinan.

Dampak Positif Partisipasi Politik Kampus

1. Penguatan Kompetensi Demokrasi

Mahasiswa yang terlibat dalam politik kampus cenderung memiliki kemampuan komunikasi, analisis, dan kepemimpinan yang lebih baik. Hal ini menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan di masa depan, baik sebagai individu maupun pemimpin masyarakat.

2. Pembentukan Pemimpin Muda

Kegiatan politik kampus melatih mahasiswa memahami pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan demokrasi. Banyak pemimpin nasional memulai karier mereka dari organisasi kampus, menjadikannya ruang latihan yang ideal.

3. Kesadaran Sosial yang Lebih Kuat

Partisipasi dalam advokasi isu-isu sosial, seperti lingkungan atau kesetaraan gender, membantu mahasiswa mengembangkan empati dan tanggung jawab terhadap kondisi masyarakat.

Kesimpulan

Pendidikan kewarganegaraan memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk mahasiswa yang sadar politik dan bertanggung jawab. Dengan metode pengajaran yang efektif serta dukungan dari lingkungan kampus, mahasiswa dapat terinspirasi untuk berperan aktif dalam berbagai kegiatan politik kampus.

Keterlibatan ini tidak hanya melatih mahasiswa menjadi pemimpin yang kompeten, tetapi juga membangun generasi muda yang peduli terhadap nilai-nilai demokrasi. Oleh karena itu, sinergi antara pengajar, kurikulum, dan budaya demokrasi di kampus sangat penting untuk memastikan pendidikan kewarganegaraan menghasilkan dampak positif secara maksimal.

Kadis Kominfo Sumut Ilyas Sitorus Ajak Mahasiswa Hindari Judi Online

Kadis Kominfo Sumut Ilyas Sitorus Ajak Mahasiswa Hindari Judi Online
Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Ilyas Sitorus menghadiri acara seminar nasional bertajuk ‘Bahaya dan Dapak Judi Online Bagi Generasi Muda Bangsa’, yang diselenggarakan Penyuluh Agama Islam PPPK Kementerian Agama Kota Medan, di Kampus Universitas Mandiri Bina Prestasi (MBP), Jalan Jamin Ginting, Padang Bulan Medan, Rabu (22/1).

MEDAN, penaXpose.com - Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Ilyas Sitorus mengajak mahasiswa untuk menghindari judi online. Sebab, judi online akan berdampak buruk terhadap aspek finansial, sosial, spikis, kesehatan, akademik, keagamaan dan kepribadian pelakunya. 

Hal tersebut disampaikannya pada acara seminar nasional bertajuk ‘Bahaya dan Dapak Judi Online Bagi Generasi Muda Bangsa’, yang diselenggarakan Penyuluh Agama Islam PPPK Kementerian Agama Kota Medan, di Kampus Universitas Mandiri Bina Prestasi (MBP), Jalan Jamin Ginting, Padang Bulan Medan, Rabu (22/1). 

"Penuntasan masalah judi online ini akan sangat bergantung pada bagaimana kita menyikapinya. Yang bisa menghentikannya adalah diri kita sendiri,” ujar Ilyas Sitorus.

Ilyas mengatakan, sudah banyak situs judi online yang sudah diblokir Pemerintah. Namun faktanya situs judi online masih saja terus bertambah dan memenuhi ruang daring masyarakat.

“Kalau kita lihat, bila ada satu situs ditakedown maka mereka akan membuat situs baru lagi, demikian seterusnya,” katanya.

Untuk itu, Ilyas Sitorus mengajak mahasiswa membangun ketahanan pribadi terhadap judi online. Dengan memiliki mindset bahwa uang tidak didapat dengan cara instan dan menyimpang, serta melakukan kegiatan yang bermanfaat.

“Bagi yang belum terkena judi online, ayo bentengi diri. Kembangkan kesadaran diri dan isi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat serta hindari pertemanan dengan orang orang yang mempunyai hobbi bermain judi online. Bagi yang sudah terkena segeralah berhenti,” tegas Ilyas Sitorus.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Impun Siregar mengatakan bahwa semua agama pasti sangat menentang dan mengharamkan judi. Jadi menurutnya sudah sepantasnya semua umat menjauhinya.

“Semua agama menentang dan mengharamkan judi. Sebagai umat Tuhan sudah sepantasnya kita hindari,” ujar Impun Siregar, sambil mengajak para mahasiswa untuk meningkatkan iman dan taqwa menurut aganya masing-masing.

Kasubdit Ditintelkam Polda Sumut AKBP Samsul Bahri Siregar yang juga menjadi narasumber pada acara tersebut mengatakan, bahwa pelaku yang terjerat judi onlne biasanya adalah pengguna internet yang mengharapkan keuntungan dengan cara instan.

Samsul Bahri menambahkan, faktor utama orang melakukan tindak kejahatan berawal dari keluarga, lingkungan sosial dan lingkungan pendidikan. “Ketika keluarga dan masyarakat abai mengajarkan etika, adab, moral dan adat istiadat. Maka akan ada risiko penyimpangan perilaku. Inilah yang terjadi kepada para pelaku,” jelasnya.

Seminar nasional ini dihadiri sekitar empat ratusan mahasiswa dari berbagai Prodi dan jurusan di Unversitas MBP. Turut hadir Rektor Universitas MBP Sarman Sinaga, para dosen dan civitas akademika di lingkungan Universitas MBP Medan.

(DISKOMINFO SUMUT/Emy)



FOTO

Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Ilyas Sitorus menghadiri acara seminar nasional bertajuk ‘Bahaya dan Dapak Judi Online Bagi Generasi Muda Bangsa’, yang diselenggarakan Penyuluh Agama Islam PPPK Kementerian Agama Kota Medan, di Kampus Universitas Mandiri Bina Prestasi (MBP), Jalan Jamin Ginting, Padang Bulan Medan, Rabu (22/1).

Membangun Sinergi Antara Perguruan Tinggi dan Sekolah: Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) sebagai Langkah Nyata Pendidikan Bermakna

Membangun Sinergi Antara Perguruan Tinggi dan Sekolah: Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) sebagai Langkah Nyata Pendidikan Bermakna

 

Jakarta, penaXpose.com | Jumat, 17 Januari 2025

Pendidikan bukan hanya sekadar teori yang diajarkan di dalam kelas, tetapi juga tentang bagaimana ilmu dapat diterapkan dalam kehidupan nyata. Hal inilah yang menjadi dasar pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), sebuah program yang dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi pendidik profesional dengan pengalaman langsung di lapangan.

Pada Selasa, 14 Januari 2024, Universitas Pamulang melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Prodi PPKn secara resmi menyerahkan mahasiswa PPL kepada SMK Falatehan. Prosesi serah terima ini dilakukan oleh Dosen Pembimbing, Bapak Saepudin Karta Sasmita, S.Pd., M.Pd., dan diterima langsung oleh Kepala Sekolah SMK Falatehan, Bapak Mohamad Irvan, S.Pd.

Momentum ini bukan sekadar simbolis, melainkan langkah nyata dalam membangun kolaborasi antara kampus dan sekolah. SMK Falatehan, sebagai institusi pendidikan yang memiliki peran strategis dalam membekali siswa dengan keterampilan vokasi, menjadi tempat ideal bagi mahasiswa untuk belajar dan memberikan kontribusi nyata kepada dunia pendidikan.

Kerja sama ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana mahasiswa untuk mempraktikkan teori yang dipelajari di bangku kuliah, tetapi juga menjadi ajang kontribusi nyata dalam memajukan pendidikan di tingkat sekolah menengah. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi teladan, membangun hubungan baik dengan siswa, serta menyampaikan materi pembelajaran secara efektif. Dengan pengalaman langsung di lapangan, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk memahami dinamika pembelajaran, berinteraksi dengan siswa, hingga menghadapi tantangan yang dihadapi oleh guru dalam mendidik dan membentuk karakter generasi muda.


Dalam sambutannya, Bapak Saepudin Karta Sasmita, S.Pd., M.Pd., selaku dosen pembimbing PPL Prodi PPKn FKIP Universitas Pamulang, menyampaikan, “Kami di sini bermaksud menitipkan mahasiswi kami untuk menimba ilmu secara nyata di SMK Falatehan. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak sekolah untuk menggembleng, melatih, membina, dan mendidik mereka menjadi guru profesional yang suatu saat nanti akan menjadi pengganti kita di masa depan.”

Program PPL ini diharapkan dapat memberikan manfaat timbal balik. Mahasiswa memperoleh pengalaman berharga yang tidak bisa didapatkan di ruang kuliah, sementara sekolah mendapatkan tambahan tenaga dan ide-ide segar yang dapat mendukung proses pembelajaran. Kerja sama antara Universitas Pamulang dan SMK Falatehan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah dapat menciptakan dampak positif bagi kedua belah pihak.

Harapan besar juga disematkan pada program ini. Melalui PPL, masa depan pendidikan Indonesia diharapkan semakin cerah dengan kehadiran guru-guru muda yang siap mengabdi dengan kompetensi dan dedikasi tinggi. Hal ini sejalan dengan tujuan Sistem Pendidikan Nasional sebagaimana diatur dalam Pasal 3 UU No. 20 Tahun 2003, yang menjelaskan bahwa pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan, membentuk watak, serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan juga bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Melalui kolaborasi ini, Universitas Pamulang dan SMK Falatehan membuktikan bahwa pendidikan bermakna hanya dapat terwujud dengan sinergi dan komitmen bersama untuk menciptakan generasi penerus yang unggul.

Oleh: Klaudia Permata Putri (Mahasiswa Prodi PPKn, FKIP UNPAM)

Serangan Fajar: Praktik Politik Uang yang Mengancam Integritas Pemilu

Serangan Fajar: Praktik Politik Uang yang Mengancam Integritas Pemilu

penaXpose.com | Kamis, 16 Januari 2025

Penulis: Berlian Gultom (211011500167)
Mahasiswa Universitas Pamulang (UNPAM)

Politik Indonesia memiliki dinamika yang khas, ditandai oleh sistem multipartai yang kompleks dan pelaksanaan pemilu secara langsung. Pemilu, baik untuk memilih presiden, anggota legislatif, maupun kepala daerah, selalu menjadi ajang kompetisi ketat antar calon dan partai politik. Dalam persaingan ini, berbagai taktik digunakan oleh kandidat atau tim kampanye untuk meraih kemenangan. Salah satu fenomena yang sering terjadi adalah praktik "serangan fajar" atau politik uang, yang merujuk pada pembelian suara atau pemberian imbalan berupa uang atau barang kepada pemilih untuk memilih calon tertentu.

Menurut Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serangan fajar sering melibatkan distribusi uang dalam jumlah kecil kepada pemilih untuk memengaruhi keputusan mereka. Praktik ini berlangsung secara sembunyi-sembunyi, sehingga sulit untuk dibuktikan. Biasanya, serangan fajar terjadi menjelang hari pemungutan suara, terutama di wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi, di mana pemilih lebih rentan terhadap tawaran material.

Faktor Penyebab Serangan Fajar

1. Kepentingan Politik dan Elektabilitas
Banyak kandidat merasa tertekan untuk meraih suara sebanyak mungkin. Dalam sistem pemilu yang sangat kompetitif, politik uang dianggap sebagai cara cepat dan efektif untuk meningkatkan elektabilitas, terutama di daerah dengan tingkat partisipasi pemilih rendah. Menurut laporan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tahun 2020, rendahnya kesadaran politik di kalangan pemilih sering menjadi penyebab utama praktik politik uang. Pemilih cenderung memilih berdasarkan imbalan materi, bukan visi dan misi calon.

2. Kesenjangan Ekonomi
Ketidakstabilan ekonomi membuat masyarakat dengan kondisi ekonomi lemah lebih rentan terhadap tawaran uang atau barang sebagai imbalan memilih calon tertentu. Transparency International Indonesia (TII) dalam laporan tahun 2018 menyebutkan bahwa praktik politik uang sering terjadi di daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi, di mana kebutuhan ekonomi mendesak membuat pemilih mudah tergoda.

3. Budaya Politik Patronase
Di banyak wilayah Indonesia, budaya politik patronase masih kuat. Pemilih sering mengharapkan balas jasa dari calon yang mereka pilih. Southeast Asia Research (2021) mencatat bahwa budaya patronase ini menciptakan ekosistem politik di mana pemberian uang atau barang dianggap sebagai hal yang wajar dalam proses pemilu.

4. Minimnya Penegakan Hukum
Meskipun aturan melarang politik uang, lemahnya penegakan hukum membuat praktik ini sulit diberantas. Bawaslu dalam laporan tahun 2022 mengungkapkan bahwa kasus politik uang sering kali sulit dibuktikan, sehingga pelaku merasa aman untuk melanjutkan praktik tersebut.

5. Keterbatasan Akses Informasi Politik
Kurangnya pendidikan politik dan minimnya informasi tentang program atau visi misi calon membuat pemilih lebih mudah dipengaruhi oleh iming-iming materi. Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada 2019 menunjukkan bahwa pemilih yang kurang informasi cenderung menerima uang karena merasa tidak memiliki cukup dasar untuk membuat keputusan rasional.

Dampak Serangan Fajar

Serangan fajar memiliki dampak signifikan terhadap kualitas demokrasi di Indonesia. Praktik ini merusak prinsip pemilu yang bebas, adil, dan jujur. Ketika pemilih memilih berdasarkan imbalan materi, hasil pemilu tidak mencerminkan kehendak rakyat secara nyata. Hal ini berpotensi melahirkan pemimpin yang tidak kompeten atau hanya mengandalkan kekayaan untuk meraih dukungan politik.

Selain itu, serangan fajar mendorong terbentuknya politik transaksional, di mana suara pemilih menjadi komoditas. Pemilu yang seharusnya menjadi ajang penentuan nasib bangsa berdasarkan kebijakan dan visi calon berubah menjadi transaksi material yang merusak integritas demokrasi.

Menurut KPU, praktik ini tidak hanya merusak kualitas pemilu, tetapi juga mengurangi kepercayaan publik terhadap sistem politik. Pemilih yang merasa suara mereka bisa dibeli cenderung menganggap bahwa memilih bukanlah tindakan penting.

Kesimpulan

Serangan fajar tetap menjadi tantangan besar dalam politik Indonesia. Meskipun sudah ada regulasi yang melarang praktik ini, lemahnya penegakan hukum dan rendahnya kesadaran politik membuat serangan fajar terus berlangsung. Dibutuhkan upaya serius untuk mengedukasi pemilih, meningkatkan transparansi kampanye, dan memperkuat pengawasan terhadap politik uang. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan integritas pemilu dan kualitas demokrasi di Indonesia dapat terjaga.

Penyerahan Mahasiswa PPL Universitas Pamulang ke SMK Falatehan: Langkah Strategis Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Penyerahan Mahasiswa PPL Universitas Pamulang ke SMK Falatehan: Langkah Strategis Tingkatkan Kualitas Pendidikan

penaXpose.com | Selasa, 14 Januari 2025

Penyerahan mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Universitas Pamulang ke SMK Falatehan menjadi salah satu langkah penting dalam menjembatani teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik di dunia pendidikan. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengajar dan berinteraksi dengan siswa di sekolah.

Menurut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 49 Tahun 2014, PPL adalah bagian integral dari proses pendidikan tinggi yang bertujuan mempersiapkan calon pendidik yang kompeten. Dalam hal ini, SMK Falatehan menjadi mitra strategis yang menyediakan lingkungan belajar ideal bagi mahasiswa Universitas Pamulang.

Manfaat PPL bagi Mahasiswa dan Sekolah

Kegiatan PPL memberikan manfaat signifikan bagi mahasiswa dan sekolah. Mahasiswa mendapatkan kesempatan menerapkan teori ke dalam praktik nyata, mengembangkan keterampilan pedagogis, serta memahami tantangan dunia pendidikan. Selain itu, mereka dapat memperluas jaringan profesional yang berguna untuk karier di masa depan.

Bagi SMK Falatehan, kehadiran mahasiswa PPL menjadi tambahan sumber daya manusia yang mendukung proses pembelajaran. Kepala Sekolah SMK Falatehan, Mohamad Irfan, S.Pd., menyatakan, "Mahasiswa PPL dapat membawa perspektif baru dan inovasi dalam metode pengajaran, yang meningkatkan kualitas pembelajaran."

Penelitian Universitas Pendidikan Indonesia (2020) menunjukkan bahwa siswa yang diajar oleh mahasiswa PPL memiliki motivasi belajar lebih tinggi dan hasil akademik yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang hanya diajar oleh guru tetap.

Tujuan dan Proses Penyerahan Mahasiswa PPL

Tujuan utama PPL adalah memberikan mahasiswa pengalaman langsung dalam mengajar, mengembangkan keterampilan pedagogis, serta memperkuat hubungan antara universitas dan sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membangun soft skills seperti komunikasi, kerja sama, dan kepemimpinan.

Proses penyerahan mahasiswa PPL Universitas Pamulang ke SMK Falatehan dilakukan melalui beberapa tahap, mulai dari seleksi mahasiswa, orientasi, hingga serah terima resmi. Dalam acara penyerahan, dosen pembimbing Universitas Pamulang, Saefudin Kartasasmita, S.Pd., M.Pd., menyampaikan, "Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta hubungan saling menguntungkan antara universitas dan sekolah. Mahasiswa mendapatkan pengalaman berharga, sementara sekolah mendapat dukungan dalam pembelajaran."

Kesimpulan

Kegiatan penyerahan mahasiswa PPL Universitas Pamulang ke SMK Falatehan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa dan sekolah, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan masyarakat melalui pendidikan yang berkualitas.

Keberhasilan program ini bergantung pada komitmen semua pihak untuk melaksanakannya dengan serius dan penuh tanggung jawab. Dengan sinergi yang baik antara universitas dan sekolah, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan generasi pendidik yang kompeten dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

Penulis: Efi Susilawati (Mahasiswa Universitas Pamulang)

SMA Muhammadiyah 24 Grogol Gelar Taruna Melati Dasar di Puncak Bogor

SMA Muhammadiyah 24 Grogol Gelar Taruna Melati Dasar di Puncak Bogor


Bogor, penaXpose.comSMA Muhammadiyah 24 Grogol, Jakarta Barat, menggelar kegiatan Taruna Melati Dasar (TMD) sebagai bagian dari program kaderisasi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Ahad, 11-12 Januari 2025, di Villa La Gofla, Puncak, Bogor, dengan diikuti oleh 60 siswa kelas X.

TMD merupakan langkah awal dalam proses pengkaderan IPM untuk melatih kepribadian kader pelajar Muhammadiyah sekaligus mempersiapkan mereka sebagai penerus estafet kepemimpinan. 
Dalam kegiatan ini, peserta dilatih kemampuan dasar organisasi serta diperkenalkan lebih mendalam pada nilai-nilai Kemuhammadiyahan.



Hari Pertama: Pembukaan dan Materi Kepemimpinan

Kegiatan diawali dengan pelepasan peserta oleh salah satu Pimpinan Cabang Muhammadiyah Grogol, Sufahmi, S.Kom, dan doa yang dipimpin oleh Luthfiyah, S.Pd. Acara resmi dibuka di lokasi oleh Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 24, Ustadz Nana Juliana, S.Ag.

Selanjutnya, peserta menerima sejumlah materi dari para narasumber, antara lain:

• Dasar-dasar Kepemimpinan oleh Purwandaru Akbarsyah, M.Pd
• Pembinaan Karakter dan Belajar Efektif oleh Ida Rahayu, S.Pd
• Kemuhammadiyahan oleh Jhoniward Al-Afghany H, S.Pd
• Public Speaking oleh Rizky Muharram, S.Pd

Pada malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan pengukuhan Ketua IPM terpilih, Agam Setiadi, untuk periode 2024-2025. Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Grogol, Arif Prasetyo, S.Kom, memberikan sambutan, yang kemudian diakhiri dengan tausiyah oleh Ustadz Raihan Zamzam.



Hari Kedua: Aktivitas Fisik dan Penutupan

Hari kedua dimulai dengan sholat subuh berjamaah, dilanjutkan senam pagi yang dipandu oleh Dewi Shinta, S.Pd, dan Nopri, S.Pd. Peserta juga mengikuti berbagai games outbound yang dirancang untuk meningkatkan kerja sama tim dan kreativitas. Acara ditutup oleh Ketua Panitia TMD, Purwandaru Akbarsyah, M.Pd.

Membangun Generasi Unggul

Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 24, Ustadz Nana Juliana, S.Ag, menyampaikan bahwa tema kegiatan TMD kali ini adalah "Membangun Generasi Muda Tertib Ibadah, Tertib Belajar, Tertib Berorganisasi, dan Berwawasan Lingkungan."

“Kegiatan ini diharapkan dapat melatih kader IPM untuk memiliki kepribadian yang kuat sesuai dengan nilai-nilai amar ma’ruf nahi munkar, meningkatkan potensi diri, mengembangkan kemampuan kepemimpinan, dan memahami nilai-nilai organisasi Muhammadiyah,” ujar Nana Juliana.

SMA Muhammadiyah 24 Grogol berkomitmen untuk terus membina generasi muda yang unggul, tidak hanya dalam prestasi akademik, tetapi juga dalam karakter, dengan landasan nilai-nilai Islam yang kokoh.


Reporter: Sufahmi

Koramil 02/TB Sukses Gelar Pelatihan Saka Wira Kartika di Taman Jayakarta

Koramil 02/TB Sukses Gelar Pelatihan Saka Wira Kartika di Taman Jayakarta

JAKARTA BARAT, penaXpose.comKoramil 02/TB menyelenggarakan kegiatan pelatihan Pramuka Saka Wira Kartika selama dua hari, 7–8 Desember 2024, di Taman Jayakarta, Jalan Prof. Dr. Latumenten, Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Kegiatan ini melibatkan pelajar dari enam sekolah yang tergabung dalam Saka Wira Kartika. Selama pelatihan, para peserta mengikuti berbagai materi seperti krida navigasi darat, krida pionering (tali jiwa), krida survival, serta penanggulangan bencana yang bekerja sama dengan Damkar dan UPS Badan Air. Acara berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif.

Penutupan oleh Danramil 02/TB

Mayor Inf Mukhlisin, Danramil 02/TB yang mewakili Dandim 0503/JB, menutup rangkaian kegiatan pada Minggu (8/12/2024) dengan memimpin prosesi upacara penutupan. 

Acara tersebut juga dihadiri Kasektor IV Damkar Tambora Joko Susilo, tim Damkar Jembatan Besi, UPS Badan Air, Redkar, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jembatan Besi Aiptu Rois Rusito, serta perwakilan dari sekolah peserta.

"Saya berterima kasih atas pelaksanaan pelatihan ini yang diikuti para pelajar dari enam sekolah. Kami berharap generasi muda, sebagai harapan bangsa, memiliki mental baja dan tidak mudah putus asa dalam menghadapi persoalan," ungkap Mayor Inf Mukhlisin.


Antusiasme Peserta Pelatihan

Serka Edy Syah Saragih, Batuud Koramil 02/TB sekaligus Pembina Harian Saka Wira Kartika, menjelaskan bahwa pelatihan ini diikuti oleh siswa dari SMA Bhina Karya, SMKN 9, SMA Pelita IV, SMA Dharma Savana, dan SMA Chandra Naya.

"Mereka mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dari awal hingga akhir. Harapan kami, setelah pelatihan ini, para pelajar dapat memiliki kepribadian yang tangguh serta menjadi generasi muda yang berjiwa patriot," ujar Serka Edy Syah Saragih.

Simbolis Penutupan

Sebagai penanda penutupan, Mayor Inf Mukhlisin memimpin prosesi simbolis berupa penyiraman air kembang dan pemberian minum air kelapa kepada peserta sebagai tanda pelantikan anggota baru.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat mental dan semangat generasi muda sebagai harapan bangsa di masa depan.

Reporter: Supriyadi (Pray)

Indibiz Sumut Gelar Webinar Pendidikan Seri 4: Bahas Pengaruh Emosi Orang Tua terhadap Karakter Anak

Indibiz Sumut Gelar Webinar Pendidikan Seri 4: Bahas Pengaruh Emosi Orang Tua terhadap Karakter Anak

Medan, penaXpose.com Indibiz Sumut kembali menggelar program edukasi melalui Webinar Pendidikan Series 4 dengan tema “Emosi Orang Tua Mempengaruhi Karakter Anak”. Acara ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam kepada orang tua, guru, dan pendidik tentang pentingnya emosi dalam membentuk karakter anak.

Webinar yang akan berlangsung secara daring pada 13 Desember 2024 ini menghadirkan Agata Ika Paskarista, S.Psi., M.Psi., Psikolog, seorang psikolog berpengalaman sekaligus content creator yang dikenal melalui media sosialnya, @attarischa. Dengan ratusan ribu pengikut, Kak Agata akan membagikan wawasan berbasis data, tips praktis, dan solusi nyata untuk membantu peserta memahami serta mengelola emosi mereka guna mendukung pembentukan karakter anak yang lebih baik.

Melalui penyampaian yang hangat dan mudah dipahami, Kak Agata akan mengulas berbagai tantangan yang dihadapi orang tua dalam menjaga kestabilan emosi, sekaligus memberikan strategi efektif menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak.

Gratis dan Terbuka untuk Umum

Webinar ini terbuka untuk masyarakat umum dan tidak dipungut biaya. Peserta hanya perlu mendaftar melalui tautan bit.ly/wpsindibiz4 untuk mengamankan tempat.

“Webinar ini diharapkan dapat memberikan panduan kepada para orang tua dalam menciptakan lingkungan emosional yang sehat, sehingga anak-anak dapat tumbuh dengan karakter yang positif dan kokoh,” ujar panitia pelaksana.

Jangan lewatkan kesempatan ini untuk memperoleh wawasan berharga dan membawa perubahan positif bagi keluarga Anda. Bersama Indibiz Sumut, mari mendukung generasi yang lebih sehat secara emosional dan sosial!

Laporan: S. Hadi Purba

Telkom Witel Sumut Dorong Digitalisasi Pendidikan di SMK Muhammadiyah 10 Kisaran

Telkom Witel Sumut Dorong Digitalisasi Pendidikan di SMK Muhammadiyah 10 Kisaran


Medan, penaXpose.comTelkom Witel Sumut kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital di dunia pendidikan. Pada Kamis, 22 November 2024, Telkom Witel Sumut menggelar Pelatihan Digitalisasi Sekolah untuk 7 guru dan 85 siswa SMK Muhammadiyah 10 Kisaran. Acara ini berlangsung di aula sekolah dengan dihadiri oleh Head of Telkom Siantar Varida Deliana Manik, Account Manager Rizky Akbar, serta Officer Telkom Daerah Siantar.

Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada guru dan siswa tentang pentingnya transformasi digital dalam mendukung proses pembelajaran. Fokus utama pelatihan adalah mengenalkan Pijar Sekolah dari Indibiz Sekolah sebagai platform digital yang dapat mengelola pembelajaran berbasis teknologi, serta mempraktikkan penggunaan aplikasi dan platform digital yang disediakan oleh Telkom.

Dalam sambutannya, Varida Deliana Manik menyampaikan bahwa Telkom berkomitmen mendukung dunia pendidikan di era digital. “Pelatihan ini adalah upaya kami untuk membantu sekolah-sekolah agar semakin siap menghadapi perubahan teknologi yang pesat. Kami berharap kegiatan ini juga dapat memberikan bekal penting bagi siswa untuk masa depan mereka,” ujarnya.


Pelatihan ini mencakup beberapa sesi utama, yaitu Pengenalan Platform Digital terkait penggunaan Pijar Sekolah aplikasi kolaborasi untuk meningkatkan efisiensi pembelajaran, Digital Literacy Awareness yaitu peningkatan kesadaran akan keamanan data dan cara bijak memanfaatkan internet, serta pengenalan keunggulan jaringan broadband Telkom dalam mendukung kegiatan pendidikan.

Rizky Akbar, selaku Account Manager Telkom, menambahkan bahwa digitalisasi sekolah merupakan langkah penting untuk mempersiapkan generasi muda yang kompeten di dunia kerja. “Dengan memanfaatkan teknologi, kita dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas pembelajaran di sekolah,” tuturnya.

Pelatihan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang melibatkan para peserta. Guru dan siswa diajak berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi dalam proses digitalisasi sekolah, sekaligus mencoba langsung berbagai aplikasi yang diperkenalkan selama pelatihan.

Bapak Dalimunte, Guru pendamping dari SMK Muhammadiyah 10 Kisaran, mengapresiasi inisiatif Telkom ini. “Pelatihan ini sangat bermanfaat. Guru dan siswa mendapatkan wawasan baru tentang bagaimana memanfaatkan teknologi untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ungkap salah satu guru.

Acara diakhiri dengan penyerahan plakat penghargaan dari SMK Muhammadiyah 10 Kisaran kepada Telkom sebagai simbol kolaborasi yang baik dalam mendukung .

Laporan ( S.Hadi Purba/BS)

Alumni Boedoet 145 Basis Cus 40 Gelar Turnamen Sepak Bola Antar Basis U35+ di GOR Ciracas, Jaktim

Alumni Boedoet 145 Basis Cus 40 Gelar Turnamen Sepak Bola Antar Basis U35+ di GOR Ciracas, Jaktim

Jakarta, penaXpose.com – Setelah sukses mengadakan turnamen sepak bola antar basis U35+ beberapa bulan lalu, kali ini giliran Alumni Boedoet 145 Basis CUS 40 yang menggelar kegiatan serupa. Turnamen sepak bola antar basis U35+ ini diselenggarakan oleh Ikatan Alumni SMK Boedi Oetomo 145 (Boedoet) Basis CUS 40, bertempat di Stadion GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada Minggu, 10 November 2024.

Turnamen tersebut diikuti oleh 10 tim alumni dari berbagai basis, antara lain: Basis 913, 806, 900, 905, 10, 63, 58, 82, P2, dan CUS 40 sebagai tuan rumah.

Ketua Panitia, Faizal Yanwar atau yang akrab disapa Pongky 40, menyampaikan bahwa tujuan utama dari turnamen ini adalah untuk mempererat tali silaturahmi antar alumni lintas angkatan dan basis, khususnya alumni Boedoet 145 yang tersebar di wilayah Jabodetabek. "Kami ingin menyatukan kembali alumni melalui kegiatan ini," ujarnya.

Sementara itu, salah satu peserta turnamen yang dikenal dengan panggilan Cing Pidetzh dari Boedoet 913 FC, menekankan pentingnya turnamen ini untuk menjadi ajang kegiatan positif. "Turnamen seperti ini perlu terus digelar sebagai contoh bagi adik-adik pelajar untuk hidup sehat melalui olahraga, menghindari tawuran, dan selalu menjunjung tinggi sportivitas," kata Cing Pidetzh.

Turnamen sepak bola ini berlangsung dengan penuh semangat kekeluargaan, di mana tujuan utamanya bukanlah mencari siapa yang menjadi juara, melainkan memperkuat persaudaraan antar alumni lintas angkatan di SMK Boedoet Jakarta Pusat.

Pada akhir turnamen, keluar sebagai juara adalah:

Juara I: Basis Myztix 10

Juara II: Basis WOW 913

Juara III Bersama: Basis CUS 40 dan Basis 63 Priok

Turnamen ini menjadi bukti kekompakan dan soliditas alumni Boedoet 145 yang tetap terjaga hingga kini, menjadi contoh bagi sekolah lain untuk menyelenggarakan kegiatan serupa. (Emy)

Babinsa Bentuk Karakter Ketarunaan Siswa SMK Sakti Gemolong

Babinsa Bentuk Karakter Ketarunaan Siswa SMK Sakti Gemolong

Sragen, penaxpose.com | Selasa (05/11/2024)  

Peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) kini tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan pertahanan, tetapi juga aktif dalam pembinaan generasi muda. Salah satu contohnya adalah pelatihan ketarunaan yang diberikan kepada siswa SMK Sakti Gemolong oleh anggota Koramil 15/Gemolong Kodim 0725/Sragen. Program pelatihan ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa agar disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan.

Kegiatan pelatihan ketarunaan yang diberikan Babinsa di SMK ini meliputi berbagai macam aktivitas, mulai dari latihan baris-berbaris (PBB) hingga pelatihan yang lebih kompleks seperti pengenalan bela negara, kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan.

“Melalui pelatihan PBB, siswa dilatih untuk disiplin, taat aturan, dan mampu bekerja sama dalam tim. Kemampuan ini sangat penting, tidak hanya untuk kehidupan di sekolah, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” ujar Serda Eko Cipto.

Selain PBB, Babinsa juga memberikan materi tentang bela negara. Materi ini tidak hanya disampaikan secara teoritis, tetapi juga melalui praktik langsung. Para siswa diajak untuk memahami pentingnya bela negara, baik secara fisik maupun non-fisik. Mereka diajarkan cara menjaga keutuhan NKRI dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa, guna menanamkan rasa cinta tanah air dan tanggung jawab sebagai warga negara.

Pelatihan kepemimpinan juga menjadi bagian penting dari program ini. Siswa dilatih untuk berani mengambil keputusan, bertanggung jawab atas tindakan mereka, serta mampu memimpin tim dengan baik.

“Selain membentuk karakter yang baik, pelatihan ini juga dapat meningkatkan rasa percaya diri, disiplin, serta kemampuan kepemimpinan siswa. Ini tentu akan sangat bermanfaat bagi masa depan mereka, baik dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun saat memasuki dunia kerja,” tambah Serda Eko.

(Agus Kemplu)

SMA Negeri 1 Raya Raih Prestasi Gemilang di Kejurcab Wushu Kabupaten Simalungun

SMA Negeri 1 Raya Raih Prestasi Gemilang di Kejurcab Wushu Kabupaten Simalungun

Simalungun, penaxpose.comAtlet Wushu dari SMA Negeri 1 Raya berhasil meraih prestasi membanggakan pada Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Wushu Kabupaten Simalungun yang berlangsung pada 1-3 November 2024 di Gedung MUI Simalungun. Dalam kompetisi yang mempertandingkan kategori junior dan senior tersebut, para atlet dari sekolah ini membawa pulang 4 medali emas, 4 medali perak, dan 5 medali perunggu, serta menyabet gelar Juara II Umum.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Raya, Drs. Dameanto Purba, M.Si., memberikan apresiasi tinggi kepada para atlet yang berhasil mengharumkan nama sekolah dalam apel pagi yang digelar pada Selasa, 5 November 2024 di lapangan sekolah. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya latihan yang berkelanjutan agar para atlet dapat meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi.

"Kami sangat bangga atas pencapaian para atlet Wushu kita. Ke depan, kami akan terus mendukung dan memperlengkapi fasilitas latihan untuk menunjang keberhasilan mereka dalam ajang-ajang selanjutnya," ujar Dameanto.

Berikut adalah para atlet SMA Negeri 1 Raya yang meraih prestasi pada Kejurcab Wushu:

Medali Emas:

1. Jose Immanuel Manalu - Kelas 60 Kg Junior Putra

2. Duta Haykal Sitorus - Kelas 65 Kg Junior Putra

3. Josua Julio Sirait - Kelas 75 Kg Junior Putra

4. Tamara Pasaribu - Kelas 60 Kg Junior Putri

Medali Perak:

1. Defri Anson Damanik - Kelas 52 Kg Senior Putra

2. Jan Yoga Sinaga - Kelas 60 Kg Senior Putra

3. Gleadys Trieunige Damanik - Kelas 52 Kg Senior Putri

4. Nadia - Kelas 56 Kg Junior Putri

Medali Perunggu:

1. Lukas Roberto Saragih - Kelas 52 Kg Junior Putra

2. Nando Gabriel Purba - Kelas 60 Kg Junior Putra

3. Jumogo Asimora Purba - Kelas 70 Kg Junior Putra

4. Lousa Yeftania Barus - Kelas 60 Kg Junior Putri

5. Gresia Pasaribu - Kelas 56 Kg Junior Putri

Selain itu, prestasi juga diraih oleh siswa-siswi SMA Negeri 1 Raya dalam bidang seni dan sastra pada lomba yang diselenggarakan oleh Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI. Jesika Reflina Silitonga berhasil meraih Juara 3 dalam kategori Vocal Solo Putri, sementara kelompok yang terdiri dari Siska Malau, Agsel Purba, Jan Sardo Sumbayak, Yohanes, Ave Maria, Natanael Tondan, dan Tiara Purba meraih Juara 2 dalam lomba Visualisasi Puisi.

Kepala Sekolah menyampaikan apresiasi serupa kepada para siswa yang berprestasi dalam bidang seni, serta berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa SMA Negeri 1 Raya untuk terus berkarya dan berprestasi di berbagai bidang.

(S.Hadi Purba)



IEW Meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Segera Benahi yang Sudah Diacak - Acak Nadiem

IEW Meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Segera Benahi yang Sudah Diacak - Acak Nadiem

Jakarta, penaxpose.com | Senin (21/10) 

Ketua IEW (Indonesia Education Watch), Anto mengucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya Presiden - Wakil Presiden yang telah dilantik kemari, Minggu 20 Oktober. 

Berdasarkan informasi yang didapat melalui telepon whatsapp, pria dengan nama lengkap Eka Joko Fajariyanto, memfokuskan dirinya kepada Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah yang baru di Kabinet Merah Putih. 

"Saya ucapkan selamat kepada Prof. Abdul Mu'ti, selaku Menteri Pendidikan yang baru,  serta Wakil Menteri Fajar Riza Ulhaq dan Patnernya. Selamat, sukses dan saya harap dapat dengan segera menyelamatkan generasi penerus anak bangsa", ucap ketua IEW. 

Ia menilai bahwa Kementerian Pendidikan merupakan Kementerian yang mengalami kemunduran terparah saat dijabat Nadiem Makarim. "Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah adalah Kementerian yang harus segera dibenahi karena banyak yang sudah diacak-acak Nadiem Makarim", ucap Anto. 

Mahasiswa lulusan Pendidikan di Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA) tersebut menjabarkan banyaknya persoalan dunia pendidikan Indonesia seperti sistem zonasi, siswa SMP tidak bisa membaca, dan dihapusnya UN. "Walaupun ada juga program baik yang muncul di era Nadiem, namun saya rasa itu tidak sebanding dengan dampak-dampak negatif yang ditimbulkan", pungkasnya. 

Sebagai penutup perbincangan, ia berpesan agar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Kabinet Merah Putih juga dapat memantau situasi dan kondisi pendidikan di daerah-daerah. "Saya harap pak Menteri dan Wamen harus pula memantau perkembangan situasi pendidikan di daerah-daerah, mengingat Indonesia ini sangat luas sehingga berbeda-beda kultur serta kebutuhannya", ucapnya mengakhiri percakapan.  (Adang)

KKN STABN Sriwijaya ke-18: Membangun Desa Berkelanjutan Menuju Generasi Emas 2045

KKN STABN Sriwijaya ke-18: Membangun Desa Berkelanjutan Menuju Generasi Emas 2045

TEMANGGUNG, penaxpose.comKetua Panitia KKN ke-18/2024 STABN Sriwijaya, Sugiyanto S.Ag, M.Pd., mengatakan bahwa Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan media strategis untuk pembangunan, terutama bagi masyarakat pedesaan. 

Dalam acara pembukaan KKN yang berlangsung pada hari Sabtu (19/10/2024), Sugiyanto menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam mengembangkan jiwa pengabdian dan tanggung jawab sosial.

"KKN bersifat intrakuler dan berbobot 4 SKS, serta menjadi syarat bagi mahasiswa untuk menyelesaikan program sarjana di STABN SRIWIJAYA," ungkap Sugiyanto yang juga merupakan wakil ketua 3 STABN SRIWIJAYA. 

Tahun ini, KKN mengusung tema "Menuju Generasi Emas 2045 dengan fokus pada pembangunan desa berkelanjutan berbasis penguatan moderasi beragama dan nilai-nilai kenusantaraan.

Kegiatan KKN tahun ini diikuti oleh mahasiswa program sarjana dari berbagai program studi, antara lain Pendidikan Keagamaan Buddha (PKB), Pendidikan Psikologi Konseling Buddha (PPKB), Kepenyuluhan Buddha (KB), Ilmu Komunikasi Buddha (IKB), dan Bisnis Manjamenen Buddha (BMB). KKN ini terlaksana berkat kerjasama antara STABN Sriwijaya Banten dan Pemerintah Daerah Temanggung.

Sugiyanto menjelaskan bahwa dalam kegiatan ini, terdapat beberapa program prioritas Pemda Temanggung yang mungkin dapat diserap dalam program kerja di 10 posko, antara lain Smart Village, pencegahan stunting, dan pencegahan pernikahan dini. 

"Dengan STABN Sriwijaya berada di bawah Kementerian Agama, program penguatan moderasi beragama dan kenusantaraan menjadi fokus utama KKN tahun ini," tambahnya.

Kegiatan KKN akan berlangsung selama satu bulan, dari 19 Oktober hingga 17 November 2024, dengan sepuluh posko yang tersebar di tiga kecamatan. Berikut adalah daftar 10 posko KKN STABN Sriwijaya 2024:

Posko 1 : Vihara Dharma Surya, Kaloran
Posko 2 : Vihara Dhamma Sasana Jaya, Jumo
Posko 3 : Vihara Vajra Bhumi Satya Dharma, Kaloran
Posko 4 : Vihara Kartika Kusala, Kaloran
Posko 5 : Vihara Meta Sila, Jumo
Posko 6 : Vihara Surya Putra, Kaloran
Posko 7 : Vihara Dhamma Gayasih
Posko 8 : Vihara Surya Dharma
Posko 9 : Wisma Bhikkhu Jaya Wijaya
Posko 10 : Vihara Bahtera Dharma

"Diharapkan, KKN ini dapat memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa, terutama dalam membangun desa berkelanjutan dengan penguatan moderasi beragama dan nilai-nilai kenusantaraan," tutup Sugiyanto.

Romo Rafian /Rilis Pray

Telkom Witel Sumut Gelar Pelatihan Cyber Security Bagi 120 Siswa Sekolah Menengah di Kota Medan

Telkom Witel Sumut Gelar Pelatihan Cyber Security Bagi 120 Siswa Sekolah Menengah di Kota Medan

Medan, penaxpose.com – Dalam rangka memperkuat fondasi digital dan menghadapi tantangan keamanan siber, Telkom Wilayah Sumatera Utara (Witel Sumut) mengadakan Pelatihan Cyber Security bagi 120 siswa dan guru dari 18 SMK dan 1 SMA di Kota Medan. Pelatihan ini berlangsung di Akhlak Hall, Kantor Telkom Sumut, Jalan Profesor HM Yamin No. 13, pada Senin, 14 Oktober 2024.

Hadir dalam kegiatan ini General Manager Telkom Wilayah Sumut, Agung Tri Cahyono; Manager Shared Service & General Support, Evy Emma Siahaan; dan narasumber Officer Telkom Lubuk Pakam, Rengga Sanditya.

Pelatihan Cyber Security ini merupakan bagian dari komitmen Telkom untuk meningkatkan literasi digital di lingkungan pendidikan, dengan tujuan agar guru dan siswa dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan teknologi serta memahami ancaman siber di dunia pendidikan.

Dalam sambutannya, General Manager Telkom Wilayah Sumut, Agung Tri Cahyono, menyampaikan pesan pentingnya pelatihan ini. “Selamat mengikuti Pelatihan Cyber Security. Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Diharapkan, dengan pelatihan ini kita dapat bijak dalam berinternet serta memahami dan mengelola risiko keamanan siber. Dengan begitu, kita bisa mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri dari ancaman siber. Selain itu, kita juga harus menjaga etika AKHLAK dalam memanfaatkan pelatihan ini. Semoga edukasi ini bisa disebarkan kepada keluarga, teman, dan masyarakat sekitar agar terhindar dari kejahatan siber,” ujar Agung.

Pelatihan ini dipandu oleh Rengga Sanditya, yang memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran tentang "Bijak Beretika di Internet & Cyber Security." Materi yang disampaikan meliputi etika dan norma dalam berinternet, standar panduan komunitas di media sosial, pemahaman tentang Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), melindungi privasi dan keamanan digital, serta kewaspadaan terhadap serangan phishing.

Pelatihan ini berlangsung secara interaktif, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi mengenai materi yang disampaikan.

Respon positif datang dari para guru dan siswa yang hadir dalam pelatihan ini. Mulia Lubis, guru dari SMKS Istiqlal Delitua, mengungkapkan apresiasinya terhadap Telkom. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Pelatihan ini memberikan pencerahan digital tentang etika berinternet dan pemanfaatan teknologi yang bijak. SMKS Istiqlal Delitua telah lama bekerjasama dengan Telkom melalui Kelas Fiber Optik, dan kami merasakan manfaat besar dari kerjasama ini. Kami yakin kegiatan yang diselenggarakan Telkom selalu bertujuan mencerdaskan anak bangsa,” ungkapnya.

Acara ini diakhiri dengan penyerahan sertifikat Pelatihan Cyber Security kepada 120 siswa yang diserahkan langsung oleh GM Witel Sumut, Agung Tri Cahyono, didampingi oleh Evy Emma Siahaan.

Laporan: (S. Hadi P/BS)


Majukan Dunia Pendidikan, Witel Sumut Dukung Kelas Industri di SMK Nurul Amaliyah

Majukan Dunia Pendidikan, Witel Sumut Dukung Kelas Industri di SMK Nurul Amaliyah

Medan, penaxpose.comDalam rangka mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia, Witel Sumatera Utara (Sumut) dari PT. Telkom Indonesia menyerahkan bantuan berupa Device, Network, dan Application (DNA) kepada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Deli Serdang, yaitu SMK Nurul Amaliyah. 

Acara penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan pada Selasa (15/10/'04) di Ruang Rapat SMK Nurul Amaliyah dengan dihadiri oleh para perwakilan dari masing-masing sekolah dan manajemen Witel Sumut.

Dalam pertemuan tersebut, hadir General Manager Telkom Sumut Agung Tri Cahyono, Manager Shared Service & General Support (SSGS), Head of Telkom Lubukpakam, serta Account Manager Chadri.

GM Witel Sumut, Agung Tri Cahyono, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak sekolah yang telah mempercayakan layanan Telkom dalam mendukung kebutuhan digitalisasi pendidikan. 

"Kami sangat menghargai kepercayaan yang diberikan oleh sekolah ini kepada kami," ujar Agung.

Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Telkom dalam mendukung digitalisasi di sektor pendidikan melalui penyediaan layanan telekomunikasi yang andal. 

Kepala Sekolah SMK Nurul Amaliyah, Reja Akbar, yang mewakili pihak sekolah, menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan ini. Ia berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat besar bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.

Rizka dari SMKN 5 Padang juga menekankan manfaat layanan digital yang telah mereka rasakan, terutama melalui penggunaan layanan Pijar Sekolah dari Indibiz Sekolah. 

"Banyak kemudahan yang kami rasakan sejak menggunakan layanan ini," ujarnya.

Rija, perwakilan dari SMK Nurul Amaliyah, turut mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Witel Sumut. Ia juga menekankan manfaat layanan digital yang telah mereka rasakan, terutama melalui penggunaan layanan Pijar Sekolah dari Indibiz Sekolah. 

"Banyak kemudahan yang kami rasakan sejak menggunakan layanan ini," ujarnya.

Dengan dukungan ini, Telkom berharap dapat terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Indonesia melalui solusi digital yang inovatif.

Laporan S.Hadi.P/BS 

Kapolsek Metro Penjaringan Sampaikan Pesan Anti Tawuran, Bullying, dan Narkoba di SMK 56 Pluit

Kapolsek Metro Penjaringan Sampaikan Pesan Anti Tawuran, Bullying, dan Narkoba di SMK 56 Pluit

Jakarta Utara, penaxpose.com - Kapolsek Metro Penjaringan, Kompol Agus Ady Wijaya, SH, SIK, MSI, bersama anggotanya mengunjungi SMK 56 Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Kamis (10/10/2024). 

Dalam kunjungan ini, Kapolsek menyapa para siswa sekaligus menyampaikan deklarasi anti tawuran, bullying, dan narkoba.

Dalam kesempatan tersebut, Kompol Agus Ady Wijaya menekankan pentingnya mempersiapkan diri untuk menghadapi dunia kerja yang kompetitif. 

Ia mengingatkan para siswa agar tidak menyia-nyiakan masa muda dengan kegiatan negatif seperti tawuran, bullying, narkoba, pergaulan bebas, dan konsumsi minuman beralkohol.

"Semua tindakan negatif hanya akan merusak masa depan. Sebaliknya, gunakan waktu dan energi untuk belajar serta mengembangkan diri, agar bisa meraih masa depan yang cerah dan membanggakan," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya semangat belajar sebagai kunci kesuksesan. 
"Jangan pernah meremehkan usaha yang dilakukan saat ini, karena itu adalah investasi untuk masa depan. Tetap fokus, jauhi segala hal yang bisa merugikan diri, dan terus berjuang menjadi yang terbaik," tambahnya.

Kompol Agus Ady Wijaya mengajak para siswa untuk tidak menyerah dan selalu ingat bahwa masa depan berada di tangan mereka sendiri. 

"Semua anak di dunia memiliki peluang yang sama. Dengan kerja keras dan dedikasi, impian bisa diraih," tutupnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan deklarasi bersama para siswa SMK 56 untuk menolak segala bentuk kekerasan dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah. (Emy)


Majelis Ta'lim Al Fath Kali Anyar Peringati Maulid Nabi Muhammad S.A.W 1446 H

Majelis Ta'lim Al Fath Kali Anyar Peringati Maulid Nabi Muhammad S.A.W 1446 H

Jakarta, penaxpose.com | Peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W. di Majelis Ta'lim Al Fath berlangsung meriah. Ratusan jamaah memenuhi Jalan Kalianyar RT.009 RW.05, Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Tambora Jakarta Barat. Pelaksanaan dilaksanakan pada hari Sabtu, (05/10/2024).

Sebelum hikmah maulid Nabi dimulai, anak-anak Hadroh MT. Al Fath melakukan pembacaan Barzanji yang dibina oleh Raihan Zamzami, Tidak hanya itu ada beberapa acara lainnya yaitu santunan 11 anak Yatama dan 200 Dhuafa Pimpinan MT. Al Fath Ustadz Nana Juliana, S.Ag dibantu oleh Bunda Yuspitasari Dan Pembagian 200 Dhuafa dibantu oleh Ibu RT006/05 dan Ibu RT 009/005 yaitu Ibu Lilis Rahayu dan Ibu Lusi dalam pelaksanaan Maulid Nabi ini.

Selanjutnya hikmah Maulid yang dibawakan oleh Ustadz Sarwani Alpantuni dalam ceramahnya beliau menyampaikan pesan kepada para jamaah yang dapat diambil dari acara maulid Nabi ini yaitu

1. Mencintai Baginda Nabi

2. Mengikuti Akhlak Nabi

3. Taat kepada Allah dan Rasulnya serta berbakti kepada orang tua

4. Menjadi seorang Muslim yang berkepribadian akhlak Nabi

Didalam acara maulid Nabi ini hadir pula para sesupuh dan tokoh masyarakat sekitar yaitu diantaranya Ustadz Soni Abdul Hamid dan Sekretaris YMAG Sufahmi selaku sebagai undangan.

Saat ditemui redaksi Ustadz Nana Juliana, S.Ag sebagai pimpinan MT. Al Fath mengatakan pentingnya untuk meneladani suri tauladan Nabi Muhammad S.A.W, serta Perbaiki Ibadah karena kalau ibadah baik maka akan lahir Akhlakul Karimah." Ujarnya

Tidak lupa pimpinan MT. Al Fath menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan seluruh undangan dalam acara maulid ini. Beliau juga tidak lupa menyampaikan permohonan maaf jika selama proses acara berlangsung ada kekurangannya.

(Sufahmi)